MUNGKID – Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di depan Lapangan drh Soepardi, Sawitan, mendadak berubah menjadi lintasan balap resmi. Ratusan pembalap muda beradu kecepatan dalam Drag Bike Championship Young Star Battle Novice #2, Minggu (14/9). Ajang ini digelar dalam rangka memperingati HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-70.
Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar menjelaskan, kegiatan ini lahir dari masukan para pecinta otomotif. Sebelumnya, polresta kerap melakukan penindakan terhadap aksi balap liar di wilayah hukumnya.
Karena itulah, polresta mendapat saran agar menyalurkan bakat itu lewat wadah resmi.
Antusiasme peserta terbilang luar biasa. Dia menyebut, tercatat 700 pembalap dari berbagai daerah ambil bagian. Mereka turun di empat kelas berbeda, yakni Bracket, Sunmori, Utama, serta Lokal Karesidenan Kedu dan memperebutkan hadiah mencapai Rp 115 juta.
Herbin berharap, ajang ini tidak sekadar menjadi hiburan, melainkan juga mencetak atlet-atlet drag bike berprestasi. "Semoga tidak hanya di tingkat nasional, tapi bisa sampai internasional. Yang terpenting, junjung tinggi sportivitas dan utamakan keselamatan," tegasnya.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji menilai, inisiatif Polresta Magelang ini tak hanya sebatas penegakan hukum, tapi mampu menghadirkan solusi kreatif. Sebab penindakan balap liar bukan sekadar tilang. "Hari ini kita lihat implikasinya jadi event yang bisa dinikmati bersama. Ini inovatif dan patut diapresiasi," paparnya.
Dia menambahkan, pemkab bersama DPRD akan mencari solusi agar para pecinta otomotif memiliki tempat latihan yang aman. Menurutnya, ketika sudah jadi event resmi, maka pemerintah harus hadir memfasilitasi.
Tidak hanya itu, dengan dukungan penuh kepolisian dan pemerintah daerah, ajang drag bike ini diharapkan menjadi wadah positif bagi generasi muda. Selain menekan angka balap liar, event ini sekaligus membuka peluang bagi lahirnya atlet otomotif berbakat dari Kabupaten Magelang.