Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Mengenal Srimpi Gambirsawit, Tarian Klasik Keraton Yogyakarta Sejak 1921

Bahana. • Minggu, 4 Agustus 2024 | 22:54 WIB
tarian klasik Srimpi Gambirsawit
tarian klasik Srimpi Gambirsawit

RADAR PURWOREJO - Srimpi Gambirsawit adalah tarian klasik yang sudah ada di Keraton Yogyakarta sejak zaman pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono VIII (1921-1939).

Tarian ini tertulis dalam buku kuno Kagungan Dalem Serat Kandha Bedhaya Srimpi yang saat ini disimpan di perpustakaan Keraton Yogyakarta.

Srimpi Gambirsawit memiliki ciri khas yang membedakannya dari tarian srimpi lainnya.

Salah satunya adalah adegan perkelahian atau perang, di mana sepasang penari akan saling membelakangi lawan, lalu menembak satu sama lain.

Gerakan ini dilakukan secara bergantian, seperti pertarungan antara Arjuna dan Adipati Karna dalam cerita Mahabharata.

Namun bedanya dalam Srimpi Gambirsawit, mereka menggunakan pistol, bukan panah.

Penggunaan pistol sebagai properti tarian ini merupakan keunikan Srimpi Gambirsawit sejak awal diciptakan.

Selain itu, musik pengiring tarian ini juga khas, yaitu gendhing Gambirsawit dalam laras slendro pathet sanga.

Urutannya terdiri dari Lagon Wetah, Ladrang Dhandanggula Clunthang, Lagon Jugag, Sekar Tengahan Lonthang, Gendhing Gambirsawit Kendhangan Candra, Ladrang Gonjang-Ganjing, Lagon Jugag, Ladran Dhandanggula Kentar, dan Lagon Jugag.

Tarian bedhaya dan srimpi memang identik dengan musik berlaras slendro.

Srimpi Gambirsawit juga menggunakan Lampah Bedhayan saat penari masuk dan keluar.

Dengan keunikannya, Srimpi Gambirsawit menjadi salah satu tarian klasik Keraton Yogyakarta yang patut dilestarikan.

Tarian ini tidak hanya menampilkan budaya Jawa, tapi juga mengandung nilai-nilai luhur yang bisa dipelajari generasi muda.

Penulis: Akmal Haidar Alfath

Editor : Bahana.
#tarian klasik keraton Jogjakarta #keraton yogyakarta #Srimpi Gambirsawit