RADAR JOGJA - Antareja adalah anak sulung dari Bimasena dengan Dewi Nagagini, putri dari Anantaboga dari keturunan bangsa ular.
Antareja memiliki saudara beda ibu yaitu Antasena dan Gatotkaca. Pada saat itu Antareja ditinggalkan oleh ayahnya sejak dalam kandungan dan dibesarkan oleh ibu dan juga kakeknya.
Hampir setiap hari Antareja ingin tahu siapa ayahnya sebenarnya, namun Dewi Nagagini takut memberi tahu akan hal itu, tetapi karena umur Antareja yang juga sudah dewasa akhirnya ia pun mulai mencari keberadaan ayahnya itu.
Hampir sama dengan Antasena dan Gatotkaca, Antareja pun memiliki kekuatan yang dipengaruhi oleh darah keturunan ular dari ibunya.
Antareja memiliki Ajian Upas Anta yang berada pada lidahnya, pemberian ini diberikan oleh Batara Anantaboga, kakeknya.
Siapapun yang terkena air liurnya akan berada dalam ambang kematian, liur dari lidah Antareja sangat beracun sehingga tokoh pewayangan pun dapat terbunuh olehnya.
Selain itu ia juga memiliki cincin Mustikabumi dari ibunya, cincin ini menjauhkan dirinya dari kematian selama ia masih menyentuh bumi.
Cincin tersebut juga bisa menghidupkan kembali orang yang mati.
Pernah ketika Antareja sedang mencari keberadaan ayahnya, ia melihat ada mayat wanita yang tergeletak di dalam perahu.
Dengan menggunakan Napakacawa pemberian Anantaboga akhirnya wanita tersebut pun hidup kembali yang tak lain adalah Subadra, istri dari Arjuna.
Pada saat itu Antareja pun mendapat serangan dari Gatotkaca yang memang mendapat tugas untuk menjaga mayat Subadra karena dianggap sebagai pembunuh.
Namun Subadra melerai mereka dan memperkenalkan satu sama lain.
Antareja adalah sosok yang rela berkorban terbukti dari keinginannya yang ingin bertemu ayah kandungnya. Ia rela melakukan apa saja demi bertemu ayahnya tersebut.
Antareja juga berbakti kepada orangtuanya, jujur dan juga sedikit pendiam.