Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Mengulik Keunikan Tari Dolalak: Warisan Budaya Purworejo dan Belanda

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 7 Agustus 2024 | 18:15 WIB
Tari Dolalak dari Purworejo.
Tari Dolalak dari Purworejo.

RADAR PURWOREJO - Tari Dolalak merupakan salah satu warisan budaya yang berasal dari Purworejo, Jawa Tengah.

Dikenal dengan gerakan dinamis dan kostum yang khas, tarian ini menggabungkan unsur-unsur budaya Jawa dan Belanda.

Tari Dolalak pertama kali muncul pada era kolonial Belanda, sekitar abad ke-19.

Nama "Dolalak" berasal dari tangga nada solmisasi yang sering digunakan pada latihan militer Belanda, "do" dan "la".

Tarian ini awalnya digunakan untuk menghibur tentara Belanda, tetapi kemudian diadaptasi oleh orang-orang di Purworejo, yang menghasilkan akulturasi budaya antara budaya Jawa dan Belanda.

Gerakan Tari Dolalak terinspirasi dari latihan baris-berbaris militer Belanda, namun dipadukan dengan unsur tarian tradisional Jawa, seperti gerakan tangan dan kaki yang lemah gemulai.

Tarian ini juga menyerap gerak dansa dan pencak silat Jawa.

Penari Dolalak biasanya mengenakan kostum seragam berwarna hitam dengan atribut topi khas Belanda.

Kostum ini menambahkan daya tarik visual yang kuat dan membuat tarian ini semakin memukau.

Semula penari Dolalak adalah laki-laki dewasa berjumlah sekitar 10 orang.

Seiring perkembangan zaman, tarian Dolalak mulai dibawakan oleh perempuan dikarenakan penari.

perempuan lebih lincah dan energik dalam membawakan tarian.

Pergeseran tersebut juga membawa modifikasi pada seragam tari yang berhias emas dan warna lainnya.

Alat musik tradisional Jawa, seperti gendang, kempul, dan gong, serta alat musik modern, seperti organ, dan gitar, digunakan untuk mengiringi Tari Dolalak.

Lagu-lagu yang dimainkan biasanya berisi syair dan pantun yang mengandung nasihat dan petuah, disampaikan dalam bahasa Jawa dengan irama yang ceria dan energik.

Tari Dolalak tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga memiliki tujuan sosial dan ritual.

Tarian ini sering ditampilkan dalam acara-acara penting seperti upacara adat, pernikahan, dan perayaan hari besar.

Selain itu, Tari Dolalak juga berfungsi sebagai alat untuk meningkatkan identitas budaya dan kebanggaan masyarakat Purworejo.

Pemerintah daerah, komunitas seni, dan lembaga pendidikan terus berusaha untuk melestarikan Tari Dolalak.

Festival dan kompetisi tari sering diadakan untuk menarik minat generasi muda agar turut melestarikan tarian ini.

Beberapa inovasi juga dilakukan dengan menggabungkan elemen-elemen modern tanpa menghilangkan esensi tradisionalnya.

Tari Dolalak merupakan representasi yang patut dibanggakan dari kekayaan budaya Purworejo.

Tari Dolalak mampu menggugah hati penonton dengan gerakannya yang dinamis, pakaian yang menarik, dan musik yang menggetarkan.

Melalui upaya pelestarian dan pengembangan, tarian ini diharapkan tetap hidup dan terus diwariskan kepada generasi mendatang sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia. (Luma Nahdiya Ulfah) 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#tari Dolalak #belanda #Jawa Tengah #energik #warisan #Budaya #Purworejo #tarian