Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Kisah Ganesha, Dewa Pelindung Berkepala Gajah

Meitika Candra Lantiva • Selasa, 13 Agustus 2024 - 22:44 WIB
Patung Ganesha.
Patung Ganesha.


RADAR PURWOREJO - Nama Ganesha di telinga orang Jawa bukanlah hal asing lagi.

Ganesha merupakan nama dewa yang terkenal di agama Hindu.

Beragam sebutan Ganesha, seperti Batara Ganesa, Batara Gana, Batara Mahadewa, Batara Ganesya, atau Batara Ganapati.

Ganesha dikenal sebagai dewa pendidikan, penyebar ilmu dan dewa sastra.

Batara Ganesa sudah lahir dalam wujud menyerupai gajah, ia memiliki gading dan juga belalai.

Ada cerita di balik wujudnya yang seperti itu.

Dia lahir dari Dewi Umaranti, dimana saat Dewi tersebut sedang mengandung, ia dan Batara Guru didatangi oleh Batara Endra yang mengendarai Gajah Airwata.

Gajah itu luar biasa besar sehingga membuat Dewi yang sedang mengandung takjub sekaligus kaget, karena Dewi Umaranti melahirkan putra serupa dengan gajah.

Meskipun berwujud seekor gajah, Dewa Ganesha memiliki kesaktian yang luar biasa besar.

Karena kekuatannya ia dapat mengalahkan raksasa yaitu Raja Nilarudraka dari kerajaan Glugutinatar yang datang untuk menyerbu kahyangan.

Ia di dalam ilmu pengetahuan juga memberikan sumbangsih yang cukup besar salah satunya adalah menjadi juru tulis Empu Wyasa yang mengarang kitab Mahabharata.

Ia menjadi Dewa Ilmu pengetahuan yang menghancurkan segala kebodohan dan kegelapan pikiran.

Ia merupakan salah satu putra dari Bhatara Guru atau Dewa Siwa.

Pemuja dari Batara Ganesha ini, tidak hanya terbatas pada orang Hindu saja namun Budha, Jaina dan umat lain di luar India.


Selain dikenal sebagai dewa Ilmu pengetahuan, Batara Ganesha juga dikisahkan mendapatkan bagian tubuh gajahnya dari ayahnya yaitu Dewa Siwa yang menjadikannya sebagai dewa Pelindung.

Dia disuruh ibunya untuk tidak membiarkan siapapun masuk ke dalam rumah.

Dia berjaga di depan dan mecegah semua orang masuk termasuk ayahnya.

hal itu yang membuat ayahnya murka dan akhirnya bertarung dengannya dengan sengit.

Ayahnya pun menggunakan trisula untuk membunuh Batara Ganesha.

Melihat anaknya meninggal membuat ibu dari Batara Ganesha marah dan meminta untuk menghidupkan kembali anaknya.

Batara guru atau Dewa Siwa kemudian menghidupkan kembali anak mereka dengan menyuruh kaum Gana mencari kepala hewan yang menghadap ke utara untuk ditukarkan dengan kepala anaknya.

Setelah itu ditemukanlah gajah yang menjadi kepala Dewa Ganesha.

Dari situlah Ganesha dikenal sebagai dewa pelindung. (Aina Puspita Ningrum)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#kitab Mahabharata #dewa #Dewa Pelindung Berkepala Gajah #ganesha #Dewi Umaranti #agama Hindu #Hindu #kisah