Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Menelisik Kisah Romansa Antara Bima dan Arimbi: Seorang Raksasa dan Manusia yang Akhirnya Bersama

Tastabila Maika Warditya • Jumat, 30 Agustus 2024 | 22:10 WIB
Dewi Arimbi yang sedang menyatakan perasaan kepada Bima.
Dewi Arimbi yang sedang menyatakan perasaan kepada Bima.

RADAR JOGJA - Dalam kisah Mahabharata, Dewi Arimbi merupakan ibu dari Gatotkaca.

Ia adalah seorang ibu yang sangat menyayangi anaknya dan suaminya, Bima, salah satu anggota Pandawa.

Namun, siapakah sosok Arimbi ini sebenarnya? Mengapa sosok raksasa ini bisa mengambil hati seorang Bima yang perkasa, yuk simak!

Dewi Arimbi merupakan anak kedua dari Prabu Arimbaka, Raja Pringgodani dan istrinya yang bernama Dewi Hadimba.

Dewi Arimbi juga memiliki saudara yang berjumlah 7 orang, di antaranya ada Arimba sebagai anak tertua, Arya Prabakesa, Brajadenta, Brajamusti, Brajamalatan, Brajawikalpa, dan Kalabendana.

Kisah bertemunya Arimbi dan Bima memang memiliki banyak versinya, salah satunya ketika Dewi Kunti bersama Pandawa kabur ke hutan bernama Amarta sambil memotong semua pohon yang ada di sana untuk membangun kerajaan.

Namun tidak disangka ternyata penguasa hutan, Raja Arimba yang berada di sana murka karena kedatangan mereka.

Raja Arimba merupakan kakak dari Arimbi yang telah menjadi penguasa hutan di sana.

Raja pun membentuk rencana untuk mengusir para Pandawa. Raksasa dari kerajaan Pringgodani pun langsung mengelilingi para Pandawa yang sedang tertidur.

Bima yang menyadari hal itu langsung bangun dan menantang para raksasa untuk bertarung satu lawan satu.

Akhirnya Raja Arimba lah yang maju untuk bertarung melawan Bima. Arimbi yang melihat kejadian tersebut pun merasa khawatir akan kemampuan kakaknya yang kian melemah, tak lama pertarungan itupun dimenangkan oleh Bima sedangkan Raja Arimba telah mati.

Baca Juga: Ribuan Simpatisan Antarkan Satria Daftar ke KPU Bersama Warga Nahdliyin dan Nasionalis Kabupaten Magelang

Setelah Raja Arimba mati, para raksasa diusir, begitu pula Arimbi yang bingung harus berbuat apa.

Pada saat pasukan raksasa bubar, Arimbi dan Bima tak sengaja saling berhadapan. Dalam seumur hidupnya, Arimbi belum pernah bertemu dengan lelaki setampan Bima.

Badannya gagah perkasa dan wajahnya yang tampan membuat Arimbi jatuh pada pandangan pertama.

Tidak pikir panjang, Arimbi pun langsung menyatakan perasaannya kepada Bima, tetapi Bima menolak perasaan tersebut karena merasa tidak memiliki rasa cinta terhadap wanita di hadapannya ini.

Dewi Arimbi yang merasa sakit hati pun mulai merengek, memohon kepada Bima agar membalas perasaannya.

Lututnya ia tekuk dan badannya ia jatuhkan sambil menatap Bima dengan iba. Arimbi sudah tak peduli dengan kodratnya sebagai raksasa, ia sudah terlanjur menaruh hati pada seorang manusia.

Dewi Kunti yang menyaksikan kejadian tersebut pun menghampiri mereka berdua.

Ibunya itu menasihati Bima jika cinta yang tulus itu, cinta yang datang dari hati. Walaupun Arimbi seorang raksasi tetapi hantinya tulus mencintai Bima.

Dewi Kunti yang tidak tega pun mengelus-ngelus pucuk kepala Arimbi sambil menasihati anaknya itu.

Ibunya menyuruh Bima untuk melihat ketulusan Arimbi, kecantikan bukanlah dilihat dari rupanya saja, melainkan dari hatinya.

Kemudian saat Bima menatap kembali pada Arimbi, wanita itu berubah menjadi wanita yang sangat cantik, tubuhnya pun menjadi semampai serta warna tubuhnya yang seperti kuning langsat.

Bima yang melihatnya pun merasa jatuh cinta kepada Arimbi dan sampai pada akhirnya mereka menjadi pasangan kekasih.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#dewi arimbi #bima #sosok raksasa #Gatotkaca #membangun kerajaan #kisah Mahabharata #Raja Arimba