Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Dorong Perlahan dari Bawah, akan Menyembul ke Atas

Administrator • Jumat, 5 Februari 2021 | 15:27 WIB
Dorong Perlahan dari Bawah, akan Menyembul ke Atas
Dorong Perlahan dari Bawah, akan Menyembul ke Atas
Radar Purworejo Bagi orang Purworejo,Clorot tentu tak sing lagi. Makanan ini menjadi salah satu kue khas yang banyak dicari para pendatang dan wisatawan yang berkunjung ke kota ini. Bentuknya unik. Cara makannya pun ada sensasi tersendiri.

Clorot merupakan kue unik dan enak di lidah. Tekstur lembut agak kenyal menjadi ciri tersendiri dari kue yang berbalut janur kuning ini.

Di banyak tempat di kota kelahiran WR Soepratman, kue ini mudah dicari. Bahkan penjual keliling kerap membawa untuk melengkapi barang dagangannya.

Clorot terbuat dari campuran tepung sagu, beras, dengan rasa manis dari gula kelapa murni. Bagi yang yang pertama kali menjumpainya dipastikan akan salah dalam membuka bungkusnya.

Ternyata, membuka bungkus clorot dari janur ada cara tersendiri. Janur yang dililitkan sepanjang kue seharusnya tidak diurai kembali. “Ada bagian bawah yang agak keras sebagai kuncinya,’’ kata salah seorang penjual di Pasar Suronegaran.

Caranya, didorong perlahan dari bawah. Otomatis kue clorot akan menyembul ke atas. Jangan langsung didorong seluruhnya karena kue bisa tumpah karena bagian atasnya cukup berat. Jika dipaksakan, bisa-bisa kita gagal menikmatinya karena terjatuh ke lantai. Sebaiknya, bagian yang menyembul dinikmati terlebih dahulu.

Soal harga, jelas sangat bersahabat. Satu ikat kue clorot sebanyak 10 biji bisa dibawa pulang dengan harga Rp 10.000 atau harga satu bijinya senilai Rp 1.000. Harga yang ada sebanding dengan kelezatan dirasakan.

Pengamat Budaya Purworejo Agung Pranoto menyampaikan clorot memang menjadi salah satu ikon kuliner di Purworejo. Hanya saja, memang ada beberapa bentuk dan nama lain dari clorot di Indonesia."Di Jawa Tengah yang mengembangkan clorot ini memang hanyaPurworejo, tapi kalau di luar jawa ada daerah yang memilikinya. Namanya juga hampir mirip," ujar Agung.

Salah satu lokasi yang bisa kita tuju untuk mencari  makanan khas ini ada di Pasar Suronearan.Selain clorot, di sini kita bisa mendapatkan cenil, growol, gatot, lapis ndeso, dan jenis lainnya.

Pasar Suronegaran yang menjadi pasar pagi dan tempat kulakan pedagang keliling. Pasar ini beroperasi sejak dini hari.

Soal harga, akan sangat berbeda dibandingkan jika ditebus di tempat oleh-oleh umumnya. Untungnya lagi, makanan yang diperoleh itu relatif baru karena biasanya dibuat sore atau malam harinya. (din/er)

BUDI AGUNG, Purworejo, Radar Purworejo Editor : Administrator
#Clorot #Makanan Khas Purworejo