Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Maut di Sungai Ngancar Klaten; Dokumentasikan Detik-detik Tebing Runtuh, Warga Jatinom Malah Tewas Tertimbun

Adib Lazwar Irkhami • Kamis, 5 Februari 2026 - 20:50 WIB

 

Anggota Polres Klaten melakukan olah TKP di kawasan Sungai Ngancar, Desa Beteng, Kecamatan Jatinom, Klaten, Rabu (4/2/2026) malam.
Anggota Polres Klaten melakukan olah TKP di kawasan Sungai Ngancar, Desa Beteng, Kecamatan Jatinom, Klaten, Rabu (4/2/2026) malam.

SOLO - Aktivitas penambangan di kawasan Sungai NgancarDesa Beteng, Kecamatan JatinomKlaten, berujung duka.

Sebuah tebing longsor dan menimbun dua awak truk yang tengah mengantre muatan pasir, Rabu (4/2/2026) petang. Akibat kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia.

Kasi Humas Polres Klaten AKP Suwoto, mengonfirmasi insiden yang terjadi di kawasan tambang tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari kepolisian, peristiwa nahas itu terjadi sekira pukul 17.30.

Petang itu, BU, 45 warga Desa Randulanang, Jatinom dan SU, 45, warga Gemampir, Karangnongko yang merupakan awak truk sedang mengantre muatan pasir.

“Sesaat sebelum kejadian fatal, sempat terjadi longsoran kecil di area tersebut. Korban BU sempat berusaha mendokumentasikan kejadian itu dengan ponselnya," ujar Suwoto dikonfirmasi, Kamis (5/2/2026).

Tak berselang lama, disusul longsoran dengan material yang lebih besar. Hal itu yang membuat korban BU tertimbun.

Sementara itu, korban lainnya SU berhasil selamat meski mengalami luka serius akibat tertimpa material tanah.

Petugas bersama warga segera melakukan upaya evakuasi secara manual. BU dan SU dilarikan ke Rumah Sakit Soeradji Tirtonegoro Klaten menggunakan mobil ambulans Desa Gemampir.

​Namun sayangnya, sesampainya di rumah sakit, tim medis menyatakan bahwa BU telah meninggal dunia.

Baca Juga: Bisnis Mie Ayam dan Bakso Meskipun Banyak yang Jual Tapi Tetap Laris, Ini Alasannya

Sementara itu, untuk korban SU selamat dan mendapatkan penanganan medis berupa 20 jahitan di bagian kepala.

​"Hasil pemeriksaan medis dokter RS Soeradji Tirtonegoro, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dapat dipastikan korban meninggal murni akibat bencana alam tanah longsor," ungkap Suwoto.

Pihak keluarga BU menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi. (ren/laz)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Desa Beteng #sungai ngancar #penambangan #jatinom #meninggal dunia #klaten #awak truk #TEBING LONGSOR #tambang