Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Tiga Kecamatan di Sukoharjo Disapu Angin Kencang, Pohon Ambruk, Rumah, dan Gudang Rusak

Adib Lazwar Irkhami • Selasa, 10 Maret 2026 - 22:00 WIB

 

Kondisi rumah warga Kecamatan Tawangsari yang atapnya rusak disapu angin kencang, Senin sore (9/3).
Kondisi rumah warga Kecamatan Tawangsari yang atapnya rusak disapu angin kencang, Senin sore (9/3).

SOLO – Hujan deras disertai angin kencang kembali melanda Kabupaten Sukoharjo, Senin sore (9/3) sekira pukul 15.30. Bencana melanda tiga kecamatan, Yakni Bendosari, Polokarto, dan Tawansari.

Akibatnya, sejumlah pohon dilaporkan tumbang, hingga kerusakan rumah dan gudang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo Ariyanto Mulyatmojo menjelaskan, cuaca ekstrem berdampak pada sejumlah wilayah. Di antaranya Kecamatan Bendosari, Polokarto, dan Tawangsari.

“Akibat hujan deras disertai angin kencang, ada laporan beberapa pohon tumbang. Termasuk kerusakan atap rumah warga di sejumlah titik,” jelas Ariyanto, Selasa (10/3).

Ariyanto menambahkan, di Polokarto terdapat dua kejadian pohon tumbang. Kejadian pertama di Bancak Timur, tepatnya dekat SMPN 3 Polokarto. Sedangkan kejadian lainnya di Dusun Manisharjo RT 01 RW 03, Desa Tepisari.

Beralih ke Kecamatan Baki, dilaporkan sebuah kontainer tersangkut pohon dan mengenai kabel listrik di simpang empat Bale Padi.

Peristiwa tersebut sempat mengganggu akses jalan dan jaringan listrik di sekitar lokasi. Kemudian di Kecamatan Tawangsari, angin kencang menyebabkan kerusakan pada bangunan milik warga.

Atap teras rumah milik Diyah Susilowati, warga Dusun Sergan RT 01 RW 06, Desa Ponowaren rusak disapu angin.

Di lokasi yang sama, atap gudang milik Yuli Prastyo dilaporkan terangkat akibat terpaan angin. Sedangkan di Kecamatan Bendosari, pohon tumbang menimpa rumah warga Desa Jagan.

Ariyanto menegaskan tidak ada korban jiwa maupun luka dari seluruh kejadian tersebut. “Korban luka maupun meninggal nihil. Kerusakan sementara tercatat pada tiga rumah warga, serta satu tiang listrik,” jelasnya.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD segera berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, serta unsur TNI/Polri. Selain itu, diterjunkan relawan untuk penanganan darurat di lokasi kejadian, dengan dibantu warga sekitar.

Termasuk mengerahkan peralatan dalam penanganan tersebut. Di antaranya gergaji mesin (chainsaw), mobil rescue, lampu penerangan, serta perlengkapan lapangan lainnya.

“Petugas bersama warga dan relawan melakukan evakuasi pohon tumbang, agar tidak mengganggu akses jalan maupun membahayakan warga sekitar. Setelah penanganan selesai, seluruh titik pohon tumbang dibersihkan. Sehingga kondisi kembali normal dan petugas kembali ke markas masing-masing,” ujar Ariyanto.

Sementara itu, BPBD Sukoharjo mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Terutama saat hujan deras disertai angin kencang melanda. (kwl/fer/laz)

 

 

 

Editor : Sevtia Eka Nova
#cuaca ekstrem #kabupaten sukoharjo #hujan deras #Pohon tumbang #BPBD Sukoharjo #Angin Kencang