Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang berhasil menghimpun dana fantastis. Mereka mengumpulkan Rp205.357.000 hanya dalam hitungan menit. Ajang lelang Masjid Muhammadiyah Semarang ini memicu antusiasme luar biasa. Tokoh masyarakat hingga elemen lintas organisasi turut berpartisipasi aktif.
Selain itu, jamaah juga menyumbangkan 102 sak semen. Bantuan ini mendukung proyek renovasi senilai Rp 2,8 miliar tersebut. Pembangunan Masjid At-Taqwa Dong Biru pun semakin nyata.
Selanjutnya, suasana lelang memanas dan sangat kompetitif. Dr.,dr. Shofa Chasani dari jajaran Pleno PDM Kota Semarang langsung mengambil kesempatan pertama paket penawaran donasi senilai Rp50 juta.
Kemudian, Ketua Pelaksana kegiatan H. Muhammad Sokah, S.Kom, segera mengikuti langkah ini. Ia menyatakan kesanggupannya mengambil paket bernilai sama. Tujuannya tentu demi percepatan pembangunan.
Keteladanan pimpinan terbukti menjadi kunci utama penggerak kedermawanan umat. Berturut-turut unsur pimpinan dan jamaah persyarikatan serta tamu undangan yang hadir berlomba-lomba berdonasi untuk renovasi masjid tersebut. Alhasil, dalam waktu kurang lebih 15 menit saja, panitia berhasil mengumpulkan lebih dari 200 juta rupiah dana renovasi masjid.
Investasi Abadi Melalui Lelang Masjid Muhammadiyah Semarang
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PDM Kota Semarang, Drs. H. Fahrur Rozi, M.Ag., membakar semangat para donatur. Ia mengingatkan janji Rasulullah mengenai balasan bagi pembangun tempat ibadah. Lebih lanjut, ia menegaskan nilai luhur setiap sedekah.
Baca Juga: Bantu Sarana Distribusi Produk Desa, Truk KDMP Disalurkan Bertahap: Target 60 Unit Pekan Ini
Setiap rupiah untuk masjid merupakan investasi nyata. Tujuannya adalah mendapatkan hunian di akhirat kelak. Akibatnya, hal ini menjadi motivasi kuat bagi jamaah. Mereka saling berlomba memberikan kontribusi terbaiknya.
“Siapa yang membangun masjid di dunia, Allah akan membangunkan rumah baginya di surga,” ujar Fahrur Rozi saat memimpin lelang Masjid Muhammadiyah Semarang. Pesan teologis yang mendalam ini sukses menyentuh hati para hadirin.
Alhasil, donasi terus mengalir deras. Bantuan datang dari berbagai sudut halaman Kecamatan Genuk. Pada akhirnya, target awal pembangunan mendapat suntikan dana signifikan. Padahal, panitia memulainya dengan modal nol rupiah.
Sinergi Lintas Organisasi yang Luar Biasa
Menariknya, kedermawanan tidak hanya datang dari warga persyarikatan. Tamu undangan dari usnur Nahdlatul Ulama (NU) yang hadir juga turut menyumbang dalam acara ini. Tentu saja, kolaborasi ini menunjukkan persaudaraan yang kuat. Ormas Islam di Kota Semarang bersatu mendukung kebaikan umat.
Selain itu, kehadiran personel Banser juga patut mendapat apresiasi. Mereka mendampingi jalannya acara dengan sigap. Sehingga, semua pihak merasa aman dan nyaman selama proses lelang berlangsung.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Semarang, Aminah Kurniasih, M.Pd., menyampaikan apresiasinya. Ia berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat. Mereka telah merelakan hartanya untuk kelancaran jalan dakwah.
Baca Juga: Selagi Mengganggu Ruang Hidup, Kami Lawan! Dua Dekade PPLP-KP Menjaga 22 Km Garis Pantai Kulon Progo
Selanjutnya, ia berharap sinergi ini terus terjaga dengan baik. Harapannya, Masjid At-Taqwa Dong Biru dapat segera berdiri megah.
Sebagai penutup, acara lelang Masjid Muhammadiyah Semarang ini berakhir dengan doa bersama. Semoga seluruh donatur mendapatkan keberkahan dan rumah di surga.
Editor : Heru Pratomo