Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Pasien RSUD Moewardi Solo Tewas Diduga Kuat Loncat dari Lantai 11

Adib Lazwar Irkhami • Senin, 4 Mei 2026 | 21:00 WIB
Lokasi pasien RSUD Dr Moewardi Solo, DR, jatuhkan diri dari lantai 11. (Antonius C/Radar Solo)
Lokasi pasien RSUD Dr Moewardi Solo, DR, jatuhkan diri dari lantai 11. (Antonius C/Radar Solo)

 

SOLO – Peristiwa tragis menggemparkan RSUD Dr Moewardi, Jebres, Solo pada Jumat (1/5) malam.  Seorang pasien berinisial DR, 26, dilaporkan tewas setelah terjatuh dari lantai 11 sekitar pukul 23.00 WIB. 


Kejadian ini sempat menarik perhatian besar pengunjung dan petugas di lingkungan rumah sakit. Kapolsek Jebres, Kompol Murtiyoko, mengonfirmasi identitas korban merupakan warga Purwoprajan, Jebres, Solo. 

Baca Juga: Kisah Pandawa : Sesaji Rajasuya, Bima Menumbangkan Prabu Jarasanda hingga Awal Konflik Besar Kurawa


Korban yang berstatus sebagai buruh harian lepas tersebut tengah menjalani perawatan medis intensif di rumah sakit milik Pemprov Jawa Tengah tersebut. "Korban diduga menjatuhkan diri dari lantai 11 dan ditemukan di lantai dasar sisi belakang gedung dalam kondisi sudah meninggal dunia," jelas Kompol Murtiyoko saat dikonfirmasi, Sabtu (2/5/2026).


Peristiwa memilukan ini kali pertama diketahui oleh Mukti Ali Syukuri, 22, petugas keamanan yang sedang berjaga di area gedung.  Mukti mengaku mendengar suara benturan sangat keras dari arah belakang gedung. 

Baca Juga: Tunjukkan Dominasi, Pebalap Belia Astra Honda Melesat di Thailand Talent Cup 2026


Suara itu diduga berasal dari tubuh korban yang menghantam atap seng sebelum akhirnya terhempas ke lantai dasar. Merasa curiga, Mukti segera melakukan pengecekan dari arah area parkir kendaraan. 


Dari kejauhan, ia melihat sesosok pria dalam posisi tengkurap di lantai dasar bagian belakang gedung. Mukti kemudian memanggil rekannya, Baskoro Deny Permady, 28, untuk memastikan kondisi korban.

Baca Juga: Tiga Bocah Lolos dari Maut usai Hanyut di Dam Colo Mojolaban Sukoharjo, Satu Dirawat di Rumah Sakit


Setelah diperiksa, korban dipastikan sudah tidak bernyawa.  Petugas keamanan segera berkoordinasi dengan pihak internal rumah sakit untuk mengevakuasi jenazah ke ruang jenazah. Kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jebres guna penanganan lebih lanjut.


Polisi memastikan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik lain pada tubuh korban selain luka akibat benturan keras saat terjatuh.  Dugaan sementara mengarah pada tindakan bunuh diri, namun polisi tetap melakukan pendalaman berdasarkan keterangan para saksi dan pihak rumah sakit.

Baca Juga: Warga Penen Sleman Tolak Perpanjangan Kontrak Tower BTS, Picu Sambaran Petir hingga Sebabkan Barang Elektronik Rusak


"Untuk sementara tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana lain. Namun, kami tetap melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian," tegas Kompol Murtiyoko.


Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan di ruang jenazah selesai, jenazah DR telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan di tempat pemakaman umum setempat sesuai permintaan keluarga. (atn/ria/laz)
Sumber: Radar Solo

Editor : Sevtia Eka Nova
#pasien #Kapolsek Jebres #proses identifikasi #rsud dr moewardi #Pemprov Jawa Tengah