Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

BEM KM UGM Nobatkan Joko Widodo sebagai Alumnus UGM Paling Memalukan

Dwi Agus. • Sabtu, 9 Desember 2023 | 02:14 WIB
LULUSAN: Gambar Presiden Joko Widodo di kawasan Bundaran UGM Jogjakarta, Jumat sore (8/12). (Dwi Agus/Radar Jogja)
LULUSAN: Gambar Presiden Joko Widodo di kawasan Bundaran UGM Jogjakarta, Jumat sore (8/12). (Dwi Agus/Radar Jogja)

 

JOGJA - BEM KM UGM Jogjakarta menobatkan Presiden Joko Widodo sebagai Alumnus UGM Paling Memalukan. Predikat ini diberikan atas sejumlah catatan rapor merah.

Mulai dari kebebasan berpendapat, tindakan hukum, hak asasi manusia hingga pelanggaran konstitusi berupa putusan Mahkamah Konstitusi tentang syarat capres dan cawapres.


Ketua BEM KM UGM Gielbran Muhammad Noor menilai Joko Widodo layak menyandang predikat tersebut. Dalam catatannya, dua periode kepemimpinan Joko Widodo menimbulkan beragam kekecewaan.


"Kita sebagai mahasiswa UGM juga bahwa sudah hampir dua periode Pak Jokowi memimpin tapi pada kenyataannya masih banyak sekali permasalahan fundamental yang sampai sekarang belum tuntas terselesaikan padahal beliau punya cukup banyak waktu untuk menyelesaikan masalah-masalah itu," tegasnya ditemui di Kawasan Bundaran UGM Jogjakarta, Jumat sore (8/12).


Gielbran menyebutkan ada tiga indikator kemerosotan Joko Widodo. Pertama adalah demokrasi yang anjlok selama 10 tahun terakhir.

Selanjutnya adalah pelanggaran konstitusi dengan diubahnya aturan negara. Terakhir adalah adanya upaya membangun dinasti politik melalui Gibran Rakabuming Raka.


Gielbran juga memandang banyak catatan buruk kelembagaan. Terbaru adalah ditetapkannya status tersangka kepada Ketua KPK Firli Bahuri.

Ini adalah catatan buruk mengingat sosok Firli seharusnya berperan utama dalam memberantas korupsi.


"Belum bicara soal kebebasan berpendapat revisi uu ite sangat amat mempermudah para aktivis untuk dikriminalisasi, belum bicara soal konstitusi yang sangat buruk. Sehingga kita merasa sudah tidak ada momentum lain selain sekarang untuk menobatkan Presiden Jokowi sebagai alumnus paling memalukan di UGM," katanya.

Baca Juga: Belum Reda Odong-Odong, Muncul Trans Kebumen untuk Transportasi Pelajar, Sopir Angkot Jadi Khawatir


Atas catatan ini, Gielbran memandang Joko Widodo tak mencerminkan nilai-nilai UGM. Bahkan cenderung mengingkari nilai-nilai yang ditanamkan selama perkuliahan.

Terutama untuk mewujudkan dan mengawal semangat kerakyatan.


"Jelas tidak (mencerminkan nilai-nilai UGM), saya rasa pantas untuk menobatkan beliau sebagai alumnus UGM paling memalukan," ujarnya.


Aksi penobatan berlangsung di Kawasan Bundaran UGM Jogjakarta. Dalam kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pembicara. Diantaranya Hariz Azhar, Fatia Maulidiyanti dan Zainal Arifin Mochtar. (dwi)

Editor : Amin Surachmad
#rapor merah #joko widodo #UGM