Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Granat Aktif Peninggalan Perang Dunia di Bantul Dimusnahkan

Gregorius Bramantyo • Sabtu, 16 Maret 2024 | 15:00 WIB

 

EVAKUASI: Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Satuan Brimob Polda DIJ saat memusnahkan sebuah granat aktif peninggalan Perang Dunia II di bulak sawah Padukuhan Sabrang, Kaluraha
EVAKUASI: Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Satuan Brimob Polda DIJ saat memusnahkan sebuah granat aktif peninggalan Perang Dunia II di bulak sawah Padukuhan Sabrang, Kaluraha

RADAR PURWOREJO - Sebuah granat aktif peninggalan Perang Dunia II yang ditemukan oleh warga di Padukuhan Kunden, Sendangsari, Pajangan, Bantul dimusnahkan kemarin (15/3). Oleh tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Satuan Brimob Polda DIJ yang dilakukan di bulak sawah Padukuhan Sabrang, Triwidadi, Pajangan, Bantul.

"Granat ini merupakan jenis granat nanas, dari cirinya merupakan sisa Perang Dunia II dan sifatnya masih aktif," kata Komandan Tim Gegana Jibom Gegana Satuan Brimob Polda DIJ Kompol Suripto di lokasi pemusnahan.

Pemusnahan granat nanas tersebut dilakukan dengan cara disposal. Di mana disposal merupakan prosedural yang harus dilakukan terhadap pemusnahan bom. Standarisasi granat yang ditemukan bukan spek pabrikan. Sehingga tidak layak untuk disimpan. “Jadi untuk lebih amannya, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kami lakukan pendisposalan atau pencerai-beraian,” jelas Suripto.

Dalam kesempatan tersebut, Suripto juga mengimbau kepada masyarakat apabila menemukan benda-benda bahan peledak sisa peninggalan Perang Dunia II agar segera melaporkan ke kantor Polisi terdekat. Selain itu, warga juga dilarang mengutak-atik temuan bahan peledak tersebut.

“Jangan diperlakukan seperti dilempar, ditekan, digesek, itu tidak boleh. Karena kita ketahui bahwa sifat-sifat dari bom apabila terkena tekanan, gesekan maupun panas akan terpicu,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan, sebuah granat nanas ditemukan seorang pekerja bernama Yuli Winarto, 41, yang tengah menggali tanggul di sungai Padukuhan Kunden, Kalurahan Sendangsari, Pajangan, Bantul pada Rabu (13/3).

Saat mencangkul, Yuli tiba-tiba melihat benda yang bentuknya mirip dengan granat dari balik tanah yang digalinya. "Sekira pukul 17.30," beber Jeffry.

Mengetahui benda yang ditemukannya merupakan granat nanas, Yuli langsung memberitahukan kepada rekan-rekan pekerja lainnya. Kabar temuan granat nanas itu pun diteruskan kepada warga lainnya.

"Kemudian, mereka bersama-sama mendatangi lokasi penemuan granat dan selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Pajangan," ungkap Jeffry. (tyo/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Nova
#granat aktif #Dimusnahkan Kepolisian #polda diy