Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Ramadan, Harga Bapok di Sleman Naik, namun di Bantul Justru Turun

Cintia Yuliani • Selasa, 10 Maret 2026 | 18:30 WIB

Jumpa pers jajaran dinas di lingkungan Pemkab Sleman Selasa (10/3).
Jumpa pers jajaran dinas di lingkungan Pemkab Sleman Selasa (10/3).

SLEMAN - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman mencatat terdapat kenaikan tipis pada sejumlah bahan pokok. Lonjakan tertinggi pada cabai rawit merah sebesar 5,76 persen, disusul gula pasir curah 1,77 persen, MinyaKita 1,32 persen, dan daging ayam ras 1,29 persen.

Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Sleman Dwi Wulandari menjelaskan, harga tersebut merupakan hasil perbandingan antara minggu pertama bulan Maret dengan minggu keempat Februari. Langkah antisipatif yang diambil untuk menjaga keterjangkauan harga adalah penyelenggaraan pasar murah.

Daging sapi mengalami penurun dari Rp 140 ribu menjadi Rp 138 ribu per kilogram. Daging ayam dari Rp 39.467 menjadi Rp 38.600 per kilogram. Telur dari 32 ribu menjadi Rp 28 ribu. Cabai keriting turun dari Rp 43 ribu menjadi Rp 35 ribu per kilogram. Sedangkan untuk harga beras relatif stabil.

"Kenaikan signifikan di cabai rawit merah dari Rp 89 ribu menjadi Rp 94 ribu," bebernya.

Sementara untuk stok komoditi di pasar tradisional masih tersedia dengan jumlah yang cukup. Seperti di pasar Bantul, Niten, dan Piyungan. "Insya Allah Lebaran masih aman," katanya. (del/cin/eno)

Editor : Sevtia Eka Nova
#Bantul #DKUKMPP #bahan pokok #harga #komoditas #harga bapok #Bapok #dinas perindustrian dan perdagangan #SLEMAN #Disperindag Sleman #Ramadan