Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Warga Kebumen Serbu Pasar Murah karena Harga di Pasaran Masih Tinggi

Muhammad Hafied • Jumat, 22 Maret 2024 | 16:10 WIB

Pasar .

Warga membeli kebutuhan pokok saat pasar murah yang diadakan di Pelataran Siti Hinggil, Alun-alun Selatan, Jogja, Selasa (5/12).ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA
Warga membeli kebutuhan pokok saat pasar murah yang diadakan di Pelataran Siti Hinggil, Alun-alun Selatan, Jogja, Selasa (5/12).ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA

RADAR PURWOREJO - Program pasar murah masih menjadi sasaran warga saat harga pangan tak kunjung stabil. Para warga bahkan rela antre demi menjamin kebutuhan pokok sehari-hari. Kondisi ini terlihat saat gelaran pasar murah di Pendopo Kantor Kecamatan Kebumen, Kamis (21/3).

 

Warga yang didominasi kalangan ibu-ibu tampak berdesakan, hanya untuk mendapat bahan pangan murah. Sebagian dari mereka bahkan rela datang lebih awal karena khawatir tak kebagian jatah sembako murah. Sebelum acara dibuka sudah sampai lokasi. "Daripada telat, takut habis duluan," kata salah satu warga Sumarni.

 

Menurutnya, harga bahan pangan yang tersedia di pasar murah jauh lebih terjangkau. Sebut saja komoditas beras yang dijual dengan harga di bawah Rp 11 ribu. Padahal harga dipasaran kini masih berkisar Rp 13-14 ribu per kilogram.

"Antre lama tidak apa-apa. Yang penting bawa pulang beras. Mau beli di pasar masih lumayan mahal," jelas warga Kecamatan Kebumen itu.

Warga lain Barokah, 37, mengatakan, harga kebutuhan pokok di pasar tradisional maupun pasar modern belum cukup terjangkau bagi masyarakat.

Belum lagi kondisi ini diperparah adanya peningkatan kebutuhan pangan selama ramadan. Karena itu, mendatangi pasar murah menjadi alternatif untuk mencukupi kebutuhan bahan pangan. "Ya, kalau bisa sering ada kegiatan pasar murah. Biar warga terbantu," ucapnya.

 

Sementara itu, Ketua TP PKK Kebumen Iin Windarti menyampaikan, gerakan pasar murah digelar tak lain guna menjaga ketersediaan bahan pangan dengan harga terjangkau.

Kegiatan ini berlangsung secara serentak di berbagai kecamatan. "Di Kecamatan Kebumen ini sudah dua kali," kata istri Bupati Kebumen itu.

 

Iin menyebut, gerakan pasar murah ditujukkan bukan hanya sebagai solusi ketika kenaikan harga, tapi juga upaya peningkatan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Pihaknya juga akan terus berkolaborasi dengan lintas sektor guna menyikapi kenaikan harga komoditas pangan. "Insyaallah terpenuhi semua. Sebelum ini kami di Rowokele dan kemarin di Alian," tuturnya. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
#pasar murah #harga #kebumen