RADAR PURWOREJO - PT BPR BKK Kebumen (Perseroda) terus berkontribusi terhadap pemasukan kas daerah. Tahun ini bank plat merah tersebut berhasil menyetorkan dividen atau bagi hasil laba senilai Rp 3,8 miliar.
Direktur Utama BPR BKK Kebumen Sutrisno mengatakan, dividen yang diberikan tahun ini kepada Pemkab Kebumen merupakan perolehan hasil kinerja tahun 2023. Adapun dividen 2024 ditarget naik Rp 100 juta atau Rp 3,9 miliar. "Sudah kami salurkan dividen ke pemerintah daerah Rp 3,8 miliar. Tahun 2025 target naik," ucapnya, saat pembinaan dan evaluasi kinerja BPR BKK Kebumen, Sabtu (20/7).
Sutrisno menjelaskan, selain berorientasi dari sisi bisnis keuangan perbankan, BPR BKK Kebumen juga memiliki tanggungjawab kepada Pemkab Kebumen selaku pemegang saham. Terutama dengan memberikan pemasukan terhadap kas daerah dari hasil dividen.
Dia bersyukur, kinerja pada semester pertama tahun 2024 ini pihaknya berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp 35,5 miliar. Dari angka tersebut laba bersih yang diterima nantinya berkisar Rp 8,5 miliar. "Semester satu masih tergolong baik pendapatan Rp 35 miliar," ungkapnya.
Sutrisno menyebut, aset BPR BKK Kebumen per hari ini mencapai Rp 526 miliar. Kemudian, dana masyarakat sebesar Rp 454 miliar serta kredit senilai Rp 393 miliar. BPR BKK Kebumen juga memiliki 19 kantor cabang dengan 86 ribu lebih nasabah dan hampir 500 pegawai. "Untuk NPL atau kredit macetnya masih tergolong aman," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih cukup senang mendengar hasil laporan tersebut. Ia mengapresiasi atas kinerja BPR BKK Kebumen yang menjadi bagian dari BUMD. Menurutnya, meski masih terdapat catatan perihal penyaluran kredit, namun secara umum kinerja dinilai cukup baik. "Tidak boleh cepat puas diri, perlu ditingkatkan profesionalitas dan kualitas kerja," tandasnya.
Ia mengingatkan, BPR BKK Kebumen perlu melakukan terobosan atau inovasi dalam konteks pengembangan bisnis usaha. Terlebih di era digitalisasi seperti sekarang tingkat persaingan akan semakin ketat. Menurutnya, inovasi menjadi kunci BPR BKK Kebumen jauh lebih kompetitif.
Selain itu, Rista mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dengan begitu masyarakat akan merasakan dampak pelayanan prima. "Jadi jangan terlena dan terlalu santai, inovasi perlu diciptakan," tuturnya. (fid/pra)