Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Petani Tembakau di Kebumen Terima Bansos Rp 1,8 Miliar dari DBHCHT

Muhammad Hafied • Kamis, 12 September 2024 | 16:10 WIB
Petani tembakau di Kabupaten Purworejo tengah mengiris daun tembakau untuk kemudian dijemur.ISTIMEWA
Petani tembakau di Kabupaten Purworejo tengah mengiris daun tembakau untuk kemudian dijemur.ISTIMEWA

 

KEBUMEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen mengalokasikan anggaran bantuan sosial senilai Rp 1,8 miliar untuk para petani tembakau. Anggaran tersebut diambil dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2024.

 

Bantuan tersebut diberikan secara bertahap kepada 1.500 petani tembakau. Masing-masing penerima akan mendapat uang tunai sebesar Rp 1,2 juta yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia. Bansos ini paling banyak diberikan kepada petani tembakau di dua kecamatan penghasil tembakau, yakni Kecamatan Karangsambung dan Karanggayam.

 

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kebumen Dwi Suliyanto mengatakan, petani tembakau menjadi sasaran utama penerima bantuan tunai dari DBHCHT. Bantuan tersebut diharapkan menjadi stimulan peningkatan kesejahteraan para petani tembakau di wilayah Kebumen.

Baca Juga: Lagi Musim, 7 Manfaat Konsumsi Buah Mangga untuk Kesehatan Tubuh

Baca Juga: Chattra Candi Borobudur Sudah Dibongkar dan Diukur,  Kajian Teknis dan DED Rampung

"Bantuan kami berikan untuk mengurangi beban ekonomi para buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok," ucapnya, Rabu (11/9).

 

Dwi menjelaskan, pada Perubahan APBD Tahun 2024, Kabupaten Kebumen kembali mendapat tambahan anggaran DBHCHT. Dari anggaran tersebut dialokasikan untuk tambahan penerima bantuan sejumlah 800 petani tembakau. Dia berharap, adanya bantuan dari pemerintah akan memberikan semangat para petani untuk terjun di sektor pertanian tembakau. "Besaran bantuan diberikan utuh tanpa adanya potongan apapun," tegasnya.

 

Dwi menambahkan, sejauh ini Pemkab Kebumen terus memberikan perhatian terhadap sektor industri dan pertanian tembakau. Salah satunya dengan kehadiran bangunan sentra industri hasil tembakau di Kecamatan Petanahan. Bantuan infrastruktur tersebut menjadi bagian dukungan pemerintah agar produksi tembakau di Kebumen terus meningkat. "Tentunya ini disertai dengan pendampingan dan penyuluhan dinas terkait," ucapnya.

 

Anggota DPRD Kebumen Bambang Sutrisno mengapresiasi perhatian pemerintah daerah kepada para petani tembakau. Dia meminta agar program bantuan tersebut diberikan secara konsisten. Selain bantuan uang, dia juga mendorong pemberian bantuan alat pertanian juga lebih ditingkatkan. "Sudah luar biasa ya. Tidak dipungkiri petani tembakau juga elemen penyumbang pajak lewat cukai. Memang mestinya diperhatikan," ujarnya. (fid)

Editor : Heru Pratomo
#Petani Tembakau #dbhct #kebumen #bansos