KEBUMEN - Penjual pigura di Kebumen ikut kecipratan berkah atas pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada Minggu, (21/10). Omzet penjualan pigura bergambar Prabowo-Gibran ini diakui cenderung meningkat pasca prosesi pelantikan.
Seperti diungkapkan penjual pigura Agus Alim di Jalan Soetoyo, Kebumen. Dia mengatakan, masyarakat kini mulai berburu satu paket foto Prabowo-Gibran. Foto tersebut banyak dipesan untuk kebutuhan pajangan di dinding sekolah maupun instansi. "Sebelum pelantikan (Prabowo-Gibran) sebetulnya sudah ada pesanan. Tapi tidak banyak. Siang ini saya hitung pesanan sudah 15 set pigura," kata Agus, Senin (21/10).
Agus mengatakan, sebelum Prabowo-Gibran resmi dilantik dirinya sudah menyiapkan banyak stok foto berikut pigura. Dia memprediksi penjualan foto presiden dan wakil presiden akan meningkat hingga akhir Oktober. "Biasanya kalau pesan borongan. Otomatis foto semua ruangan diganti," jelasnya.
Agus mengaku kontestasi Pemilu atau Pilkada membawa keberuntungan tersendiri bagi para penjual pigura. Selain presiden dan wakil presiden, dia juga akan menanti pesanan pigura bergambar bupati dan wakil bupati maupun gubernur dan wakil gubernur hasil Pilkada 2024. "Habis presiden tinggal bupati dan gubernur. Cuma berkaca pengalaman lalu pesanan tidak begitu signifikan. Beda jauh sama pesanan pigura foto presiden," ungkapnya.
Hal senada diungkapkan Fathudin yang menjajakan pigura di Jalan Soekarno-Hatta. Penjualan paket foto sekaligus pigura Prabowo-Gibran kini laris manis. Menurutnya peningkatan omzet penjualan foto presiden dan wakil presiden merupakan rezeki lima tahunan. Kondisi ini juga dia alami pada masa pemerintahan sebelumnya. "Ini kan rutin ya. Jauh hari sudah persiapan buat stok. Misal ada pesanan mendadak, tinggal pasang," ujarnya.
Sementara itu, Staf Sekretariat DPRD Kebumen Farhan Marzuki mengatakan, pigura bergambar Prabowo-Gibran langsung dia pesan sehari pasca pelantikan yang berlangsung di gedung MPR, Senayan, Jakarta. Menurutnya saat ini sudah banyak beredar foto presiden dan wakil presiden dengan pose masing-masing telah mengenakan pin. "Sebelum dilantik kami tidak berani pesan karena belum tersemat pin kehormatan. Sekarang kan sudah resmi," jelasnya. (fid)
Editor : Heru Pratomo