Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Utut Minta Tak Saling Tuding Kesalahan Pasca-Pilkada Kebumen

Muhammad Hafied • Sabtu, 14 Desember 2024 | 17:10 WIB

Utut Minta Tak Saling Tuding Kesalahan Pasca-Pilkada Kebumen
Utut Minta Tak Saling Tuding Kesalahan Pasca-Pilkada Kebumen

KEBUMEN - Wakil Sekretaris DPP PDI Perjuangan Utut Adianto mengaku sedih atas hasil Pilkada 2024 di Kebumen. Kendati begitu, dia mengajak seluruh kader PDI Perjuangan tidak larut dan saling menyalahkan. Dia justru meminta kekalahan di pilkada ini dapat menjadi pelecut kemenangan di kemudian hari.

Bagi Utut, kader PDI Perjuangan harus tetap solid bergerak pasca pilkada. Tidak ada alasan lagi untuk terus merenungi kekalahan di pilkada. Apapun hasilnya, kata dia, tetap akan menjadi catatan buah kerja keras dari para kader di berbagai tingkatan. "Jangan saling menyalahkan. Saya juga tidak rela kalau DPC dan PAC disalahkan. Mereka jantung dan nadi pasukan yang harus saya bela," jelasnya, saat konsolidasi internal DPC PDI Perjuangan Kebumen, Jumat (13/12).

Utut menyatakan, kekalahan Pilgub maupun Pilbup di Kebumen bukan akhir dari segalanya. Justru ini saatnya bagi PDI Perjuangan untuk kembali menata gerbong kader. Dia pun meminta agar ada kekuatan lebih dari kaum muda melalui mekanisme kaderisasi. "Kebumen harus tata barisan, bukan bedol desa PAC. Tidak boleh patah. Generasi muda yang melek teknologi harus dimasukan struktural," ucapnya.

Baca Juga: Pembayaran UGR Proyek Pengendali Banjir Tahap 2 di Purworejo, Penerima Terbanyak Rp 3,9 Miliar

Baca Juga: Bawaslu Kebumen Masih Punya Tugas Dua Tahapan Lagi

Baca Juga:  Astra Motor Yogyakarta Terima Penghargaan TJSP Kabupaten Sleman 2024

Dalam Pilkada 2024 ini Utut mengaku memiliki tugas mengampu wilayah Kebumen. Meski kalah, dia tetap bangga karena PDI Perjuangan faktanya berhasil menang di 19 wilayah dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. "Itu menang beneran karena yang diusung kader kami sendiri," kata Utut yang juga Ketua Komisi I DPR RI.

Dia mengungkapkan, terjadi dinamika selama Pilkada 2024 berlangsung. Dari hal tersebut ada beberapa poin yang akan dijadikan bahan evaluasi di tataran internal partai. "Di 28 (November) siang, saya sudah melapor kepada Bu Mega dan Mbak Puan. Saya minta maaf, saya kalah," ujarnya.

Sementara itu, Calon Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih mengapresiasi atas dukungan masyarakat kepada paslon Arif-Rista. Ia menganggap kontestasi politik layaknya sebuah pertandingan dalam dunia olahrga. Seorang atlet dalam hal ini kandidat calon harus perlu berlatih secara terukur demi kemenangan. "Kami sudah menunjukkan PDI Perjuangan solid. Konsolidasi akan terus kami lakukan," ucapnya.

Berdasar hasil rekapitulasi suara di KPU Kebumen, paslon yang diusung PDI Perjuangan tumbang dalam kontestasi Pilkada 2024. Paslon Arif-Rista di pemilihan bupati dan wakil bupati meraih 44,41 persen atau 328.958 suara. Capaian tersebut selisih 82 ribu suara dari rivalnya. Sedangkan di pemilihan gubernur dan wakil gubernur, paslon Andika-Hendi mengantongi 44,37 persen atau 315.348 suara. Selisihnya 11,26 persen suara dari paslon Lutfi-Taj Yasin. (fid)

Editor : Heru Pratomo
#wakil sekretaris #kader #Pilkada #DPC #DPP PDI Perjuangan #utut adianto #kebumen #PAC