RADAR PURWOREJO - Rasa manis pada makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari biasanya berasal dari gula. Konsumsi gula yang berlebihan dapat memicu gangguan kesehatan seperti obesitas dan diabetes.
Akibatnya banyak orang yang beralih ke pemanis alternatif seperti stevia yang bisa memberikan rasa manis namun sedikit menimbulkan efek negatif bagi tubuh. Stevia merupakan alternatif gula yang berasal dari tanaman bernama Stevia rebaudiana, yang menghasilkan glikosida steviol manis.
Baca Juga: Tiga Kecamatan di Purworejo Diberi Bantuan Dana Rp 40 Juta untuk Percepatan Penurunan Kemiskinan
Sebagai sumber tumbuhan alami, stevia bukanlah pemanis atau gula buatan. Stevia juga bebas kalori, menjadikannya pilihan terbaik bagi orang yang ingin mengurangi asupan gula.
Stevia dapat membantu orang yang mencoba mengurangi gula tambahan atau penderita diabetes yang menginginkan pemanis yang tidak meningkatkan kadar glukosa darah.
Baca Juga: Raih Opini WTP Tujuh Kali Berturut-turut, Bakal Terima Tambahan Anggaran
Dilansir dari laman Health, berikut ini penjelasan lebih lengkap seputar manfaat stevia, pemanis yang dapat menggantikan gula pada makanan atau minuman.
1. Menurunkan tekanan darah
Beberapa penelitian pada manusia dan hewan telah menemukan bahwa stevia mampu mengurangi tekanan darah diastolik dan sistolik.
Baca Juga: Ayo Sehat! Ini Dia Alasan Mengapa Lemon Wajib Ada di Dapur Anda
Sebagai contoh, sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi 750-1500 mg stevioside (senyawa kimia dari tanaman stevia) per hari dapat menurunkan tekanan darah secara sederhana pada orang dengan hipertensi ringan hingga sedang.
Para peneliti berteori bahwa stevia membantu memperluas pembuluh darah, sebuah efek yang disebut vasodilatasi. Namun, hasil penelitian masih beragam. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi hubungan ini.
Baca Juga: Nelayan Pesisir Selatan Panen Ikan Bawal Putih, Penghasilan Tak Kurang Rp 1 Juta Sekali Melaut
2. Mengurangi asupan gula tambahan
Memilih stevia untuk menambahkan rasa manis pada minuman atau makanan sebagai pengganti gula tidak akan menambahkan kadar gula tambahan pada makanan Anda.
Jika Anda mengonsumsi banyak makanan yang tinggi gula, stevia dapat menjadi pengganti yang baik selain menambahkan lebih banyak sumber gula alami seperti buah atau susu.
3. Dapat membantu mengelola diabetes
Stevia dapat membantu penderita diabetes atau pradiabetes yang ingin mengelola kadar gula darahnya. Karena memiliki sedikit atau tanpa karbohidrat, stevia tidak meningkatkan gula darah.
Selain itu, tanaman stevia mungkin juga memiliki efek anti diabetes, sehingga mampu membantu menurunkan gula darah dan meningkatkan kadar insulin.
Satu tinjauan penelitian menemukan bahwa dosis 200-400 miligram (mg) daun stevia per kilogram (kg) berat badan mampu mengurangi kadar gula darah secara signifikan jika dibandingkan dengan kelompok kontrol.
4. Mencegah gigi berlubang
Gula adalah penyebab utama gigi berlubang dengan menghasilkan asam yang dapat merusak enamel gigi. Mengurangi konsumsi gula dapat membantu mencegah gigi berlubang, dan mengganti gula dengan stevia juga dapat membantu.
Sebuah penelitian menemukan pH plak gigi lebih asam setelah berkumur dengan larutan sukrosa dibandingkan dengan larutan stevia.
Hal ini menunjukkan bahwa stevia tidak menghasilkan kondisi asam yang sama yang menyebabkan kerusakan email. Selain itu, beberapa penelitian telah menemukan bahwa stevia menghentikan pertumbuhan bakteri yang berperan dalam perkembangan karies gigi.
Itulah beberapa manfaat stevia, pengganti gula pada makanan atau minuman, di antaranya mencegah gigi berlubang dan menurunkan tekanan darah.***
Editor : Iwa Ikhwanudin