Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Memahami Makna Ibadah Kurban: Amalan yang Paling Dicintai oleh Allah SWT di Hari Raya Idul Adha

Alia Nur Azizah • Rabu, 12 Juni 2024 | 18:55 WIB

Ilustrasi pelaksanaan ibadah kurban.
Ilustrasi pelaksanaan ibadah kurban.


RADAR PURWOREJO – Ibadah kurban merupakan salah satu perbuatan yang sangat Allah cintai ketika umat Muslim merayakan Hari Raya Idul Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah.


Ibadah kurban memiliki makna yang dalam bagi umat Muslim, yang berasal dari kisah Nabi Ibrahim AS saat diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail AS.


Dikutip dari Amal Qurban, kurban secata harfiah merujuk pada binatang yang disembelih, seperti unta, sapi, kerbau, dan kambing pada hari raya Idul Adha dan hari tasyriq, sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.


Oleh karena itu, bagi umat Muslim yang mampu, disarankan untuk melaksanakan ibadah kurban sesuai dengan ketentuan syariat yang berlaku.

Menurut laman Artikel Universitas Muhammadiyah Surabaya, terdapat dua makna dalam ibadah kurban yang dapat dirangkum dalam 2 dimensi, di antaranya adalah:


1. Dimensi Spiritual


Seseorang yang melaksanakan kurban harus menghindari sifat-sifat egois, kecintaan berlebih pada dunia, serta bersedia melepaskan sebagian harta yang diberikan Allah SWT untuk disedekahkan di jalan-Nya.


2. Dimensi Sosial


Seorang hamba yang menyebarkan kebaikan kepada seluruh umat manusia tanpa membedakan dari segi apapun, terutama bagi mereka yang membutuhkan, sehingga menjadi lebih peka terhadap kondisi orang yang membutuhkan.


Ada banyak kebaikan lain yang terkandung dalam ibadah kurban, dimana orang yang kurang mampu dapat merasakan manfaat dari daging kurban yang kaya akan gizi.


Bagi yang melakukan ibadah kurban, mereka belajar tentang keadilan dalam pembagian daging kurban, serta menyadari bahwa segala yang dimiliki di dunia ini adalah milik Allah dan akan kembali kepada-Nya.


Kecintaan berlebihan pada dunia sering membuat seseorang lupa akan kesulitan yang dialami orang sekitarnya, mengabaikan ibadah kepada Allah, dan terlalu terikat pada urusan materi.

Baca Juga: Ketua PKB Ikut Penjaringan Bacawabup di PKS, Sebut Pilkada Kebumen Harus Berjalan Riang Gembira


Setiap manusia akan diminta pertanggungjawaban atas harta yang dimilikinya di dunia.

Jika harta tersebut dialokasikan untuk amal ibadah dan berjuang di jalan Allah, itu akan membawa berkah dan pahala di akhirat.

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#ibadah kurban #memahami #Allah SWT #kisah Nabi Ibrahim AS #kurban #Dicintai #Idul Adha #Sosial #Dimensi #spiritual #muslim #hari raya idul adha #mendekatkan diri kepada Allah SWT #makna #amalan