Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Ramai Informasi Anggur Shine Beracun, Menkes Imbau Masyarakat Lakukan Ini

Meitika Candra Lantiva • Senin, 4 November 2024 | 14:45 WIB
Anggur Shine Muscat beracun.
Anggur Shine Muscat beracun.

RADAR PURWOREJO - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) memberikan tanggapan terkait temuan residu kimia berbahaya pada anggur Shine Muscat yang diungkapkan oleh Dewan Konsumen Thailand (TCC).

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan, khususnya saat akan mengonsumsi makanan dan minuman.

"Setiap kali kita mau masukkan ke mulut, apapun itu sebaiknya dicuci. Tangannya juga harus dicuci," kata Budi usai menghadiri rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (31/10/2024).

TCC sebelumnya melaporkan, dari 24 sampel anggur Shine Muscat yang diuji, 23 di antaranya mengandung residu kimia melebihi batas aman.

Temuan tersebut menunjukkan adanya klorpirifos dan endrin aldehida dalam beberapa sampel.

Pengujian laboratorium mengungkapkan adanya residu 14 bahan kimia berbahaya di atas ambang aman 0,01 mg/kg.

Selain itu, terdapat 50 jenis residu kimia yang terdeteksi di mana 22 residu di dalamnya tidak tercantum dalam regulasi Thailand, seperti triasulfuron, cyflumetofen, tetraconazole, dan fludioxonil.

Sekretaris Jenderal FDA Thailand, Surachoke Tangwiwat menjelaskan, 36 dari 50 jenis residu yang ditemukan masih dalam batas aman.

Sementara itu, 14 residu lainnya belum masuk dalam daftar pantauan karena terbatasnya data tentang dampaknya.

Tangwiwat mengimbau agar konsumen selalu mencuci buah secara menyeluruh sebelum dikonsumsi untuk meminimalisir paparan residu.

Merespons situasi ini, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Dinas Pangan Provinsi selaku Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) melakukan pengujian cepat terhadap anggur Shine Muscat yang beredar di Indonesia.

Baca Juga: Kisah Heroik Damarwulan: Dari Ksatria Biasa hingga Jadi Raja Majapahit dan Suami Ratu Kencanawungu

Pengujian tersebut melibatkan hampir 100 kabupaten/kota guna memastikan keamanan konsumsi anggur impor tersebut.

"Hasil uji rapid test yang dilakukan OKKP menunjukkan bahwa anggur Shine Muscat yang beredar aman dikonsumsi. Sebagian besar hasilnya negatif, dan hanya 10 persen sampel yang memiliki residu dalam jumlah aman," ungkap Plh Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Yusra Egayanti dalam keterangannya pada Kamis (31/10/2024).

Ia menambahkan bahwa beberapa sampel tetap akan dikirim ke laboratorium untuk analisis lebih lanjut terkait kandungan residu kimia.

Dengan adanya imbauan ini, masyarakat diharapkan lebih waspada dan menjaga kebersihan makanan, termasuk mencuci buah secara bersih untuk mengurangi risiko paparan residu berbahaya. (Fedora Reyvi Apta Nayottama)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#anggur shine muscat #budi gunadi #ramai #masyarakat #menkes #Imbau