Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Pembebasan Lahan Jalan Tol Jogja-Bawen Ditarget Selesai April 2025

Heru Pratomo • Selasa, 9 April 2024 | 14:00 WIB

TERIMA UGR: Sejumlah warga yang terdampak proyek pembangunan jalan tol Jogja-Bawen mendapatkan uang ganti kerugian (UGR).
TERIMA UGR: Sejumlah warga yang terdampak proyek pembangunan jalan tol Jogja-Bawen mendapatkan uang ganti kerugian (UGR).
 


RADAR PURWOREJO - Proses pembebasan lahan megaproyek jalan tol Jogja-Bawen ditargetkan selesai pada April 2025 mendatang. Hal itu didasarkan pada kondisi saat ini. Yang mana pada seksi IV sudah masuk dalam tahap pengumuman hasil inventarisasi dan identifikasi.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Jalan Tol Jogja-Bawen Muhammad Mustanir optimistis, pembebasan lahan rampung sesuai target. Karena sesuai masa berlaku penetapan lokasi (penlok), proses tersebut dapat diselesaikan pada April 2025.

"Saya optimis April 2025 bisa selesai (pembebasan lahan). Kita maksimalkan sesuai dengan masa berlakunya penlok," ujarnya saat ditemui.

Dia menjelaskan, hingga saat ini proses pembebasan lahan untuk jalan tol Jogja-Bawen di masing-masing seksi terus berjalan. Di seksi II, kata dia, lahan yang sudah dibebaskan mencapai 87,83 persen. Sedangkan di seksi III, masih di angka 23,96 persen.

Untuk seksi IV, lanjut dia, belum ada pembayaran. Sebab, masih dalam tahap pengumuman hasil inventarisasi dan identifikasi. Rencananya, Desa Mejing, Kecamatan Candimulyo akan menjadi desa pertama yang menerima pembayaran.

Hal itu dikarenakan sejumlah bidang tanah yang terdampak sudah diajukan surat permohonan pembayaran (SPP) kepada Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). "Posisinya (bidang tanah yang terdampak di Mejing) sudah di-SPP-kan dan menunggu (keputusan) LMAN," sebutnya.

Mustanir melanjutkan, tahap pelaksanaan inventarisasi dan identifikasi untuk seksi V belum dimulai. Karena rencananya akan ada perubahan desain. Saat ini, rencana perubahan tersebut masih dibahas di tingkat Kementerian PUPR.

Sementara untuk pembebasan lahan secara keseluruhan dari seksi I hingga V yakni 46,20 persen. Dia berharap, selama proses tersebut tidak ada kendala yang berarti. Sehingga target yang telah ditetapkan dapat tercapai.

Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Magelang A Yani mengutarakan, pengumuman hasil inventarisasi dan identifikasi di seksi IV sudah berjalan. Bahkan, ada sejumlah desa di seksi IV sudah diumumkan bebarengan dengan seksi III.

Beberapa desa tersebut seperti Desa Mejing, Kecamatan Candimulyo, dan Desa Candiretno, Kecamatan Secang. "Di seksi IV sendiri ada 13 desa (yang terdampak). Untuk desa yang lain, sudah kita jadwalkan (tahap pengumuman)," paparnya.

Yani menyebut, jumlah bidang tanah yang terdampak proyek jalan tol Jogja-Bawen di seksi IV sebanyak 2.134 bidang. Dari jumlah itu, kata dia, didominasi oleh tanah pertanian, seperti sawah dan kebun.

Saat ditanya terkait target pembayaran, dia memprediksi, akan dilakukan setelah Lebaran. Namun, proses mulai dari pengumuman hasil inventarisasi dan identifikasi hingga pembayaran, membutuhkan waktu yang cukup panjang.

Ketika hasil diumumkan dan tidak ada perbaikan data maupun sanggahan dari pihak ketiga, praktis akan dilanjutkan dengan proses penilaian oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). "Itu pun butuh waktu," ungkapnya.

Setelah ada penilaian, lanjut Yani, barulah ada musyawarah terkait hasil penilaian yang dilakukan. "Ketika sudah disepakati, dilanjutkan dengan validasi untuk pengajuan pembayaran ke LMAN melalui PPK," sambungnya. (aya/pra)

Editor : Satria Pradika
#Pejabat Pembuat Komitmen #tol Jogja-Bawen #pembebasan lahan jalan tol #KJPP