Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Antisipasi Hadapi Situasi Darurat Pilkada 2024, Polres Purworejo Gelas Simulasi Pengaman Libatkan Semua Unsur

Jihan Aron Vahera • Kamis, 22 Agustus 2024 | 14:00 WIB
ANTISIPASI: Situasi simulasi sispamkota dalam rangka persiapan pengaman Pilkada 2024, di Terminal Lama Purworejo, (21/8). antisipasi dalam menghadapi situasi darurat yang mungkin terjadi di wilayah
ANTISIPASI: Situasi simulasi sispamkota dalam rangka persiapan pengaman Pilkada 2024, di Terminal Lama Purworejo, (21/8). antisipasi dalam menghadapi situasi darurat yang mungkin terjadi di wilayah

 

 



RADAR PURWOREJO - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Polres Purworejo menggelar simulasi sistem pengamanan kota (sispamkota), kemarin (21/8). Simulasi tersebut diadakan di Terminal Lama Purworejo di Desa Candisari, Banyuurip.


Kapolres Purworejo AKBP Edy Bagus Sumantri menyampaikan, simulasi tersebut dilakukan sebagai wujud kesiapan aparat dalam pengamanan Pilkada 2024. Dalam kegiatan ini disimulasikan rangkaian kegiatan bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat pilkada.

Tujuannya untuk memastikan kesiapsiagaan para personel dalam menjaga keamanan dan kelancaran pelaksanaan Pilkada 2024.”Simulasi ini sebagai antisipasi dalam menghadapi situasi darurat yang mungkin terjadi,”ujarnya, kemarin (21/8).


Kegiatan simulasi berlangsung dramatis. Disimulasikan situasi atau suasana pencoblosan yang ditampilkan seperti nyata atau keadaan sesungguhnya. Simulasi melibatkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Banyuurip dan panitia pemungutan suara (PPS) se-Kecamatan Banyuurip untuk berperan sebagai panitia pemungutan hingga warga yang mencoblos di sebuah tempat pemungutan suara (TPS).


Skenarionya, pada saat pemungutan suara ada warga yang tidak terima dengan hasil perhitungan suara dan meminta agar diadakan pemungutan suara ulang. Hingga akhirnya, terjadi kericuhan yaitu masyarakat berdemo di depan kantor KPU.


Kemudian, dimulailah skenario mulai dari pengamanan masa yang berunjuk rasa di kantor KPU hingga membendung pengunjuk rasa yang mencoba melakukan tindakan anarkis. "Kami melibatkan pihak KPU Purworejo, Bawaslu Purworejo, TNI, pemadam kebakaran, pemerintah daerah, dan juga masyarakat," ungkap AKBP Edy.


Personel yang dilibatkan dari Polres Purworejo 350, Brimob 100, serta unsur pemadam kebakaran dan TNI 50 orang. Dengan adanya simulasi ini, diberharap semua unsur dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Agar Pilkada 2024 berjalan kondusif dan Purworejo tetap aman.


Salah satu peserta simulasi, PPS Desa Tanjunganom, Banyuurip, Purworejo Muhammad Fatoni, 29. Dia berperan sebagai warga yang hendak mencoblos. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat dan mengedukasi khususnya bagi dirinya, seorang PPS.


Terlebih, jika terjadi kericuhan di TPS pada saat pemungutan suara. Jadi tereduksi jika terjadi kericuhan, awal penanganan oleh linmas jika tidak bisa ditangani bisa ke bhabinkamtibmas. “Kalau belum bisa menangani lagi bisa ke Polres Purworejo," kata dia. (han/din)

Editor : Satria Pradika
#terminal lama #KPU #TPS #Pilkada 2024 #Polres Purworejo #tempat pemungutan suara #Kabupaten Purworejo