PURWOREJO - Warga Desa Lugurejo, Kecamatan Butuh, Purworejo berinisal S, 46, nekat mengakhiri hidup dengan cara bakar diri. Korban ditemukan dengan kondisi mengenaskan di dalam kamar rumahnya pada Kamis (10/4) sekitar pukul 08.00.
Peristiwa ini sontak membuat gempar warga setempat. Polisi yang mendapati laporan langsung turun untuk penanganan di tempat kejadian perkara. Adapun korban ditemukan dengan kondisi luka bakar di sekujur tubuh. "Berdasar hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan meninggal dunia akibat luka bakar hebat," jelas Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Catur Agus Yudho Praseno.
AKP Catur menjelaskan, peristiwa nahas tersebut pertama kali diketahui Reni Charisah, 32, yang merupakan tetangga korban. Saksi sempat melihat kepulan asap tebal dari arah rumah korban. Mengetahui hal itu saksi kemudian berteriak minta tolong.
Tak berselang lama, warga berdatangan untuk berupaya memadamkan kobaran api yang bersumber dari arah kamar rumah korban. Warga juga mencoba merangsek masuk ke kamar korban karena posisi pintu kamar terkunci.
Ketika pintu berhasil dibuka, tak disangka korban justru ditemukan sudah meninggal dalam posisi terbujur kaku di atas kasur dengan tubuh penuh luka bakar. Dalam peristiwa ini polisi menemukan dua botol bekas isi bahan bakar jenis premium di sekitar lokasi kejadian. "Dari seluruh temuan tersebut, korban diduga kuat melakukan bunuh diri dengan cara membakar diri sendiri," terangnya.
Menurut keterangan warga dan keluarga, sehari sebelum kejadian korban sempat menyuruh istri beserta anak untuk pergi ke rumah mertua di Desa Majir, Kecamatan Kutoarjo. Tak hanya itu, petugas juga menemukan ponsel korban yang berisi percakapan tentang permohonan maaf serta pesan perpisahan kepada keluarga.
Termasuk korban meminta kepada keluarga agar dapat dimakamkan di tempat anaknya. Dalam peristiwa ini keluarga korban telah menerima dengan ikhlas dan tidak menghendaki adanya autopsi. (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Nova