Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Bahlil Tergetkan Pemulihan Listrik di Tapanuli Tengah Pulih 7 Desember

Magang Radar Purworejo • Rabu, 3 Desember 2025 | 22:58 WIB

Menteri ESDM RI Bahlil Lahadalia bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, mendengarkan penjelasan dari Dirut PLN Darmawan Prasodjo
Menteri ESDM RI Bahlil Lahadalia bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, mendengarkan penjelasan dari Dirut PLN Darmawan Prasodjo
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, menargetkan pemulihan penuh akses listrik di wilayah terdampak parah bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, dapat tercapai pada Jumat (7/12).

Target tersebut disampaikan Bahlil usai menggelar rapat koordinasi bersama Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, di Kantor Bupati Tapteng, Rabu.

“Insya Allah hari Jumat semua clear. Ini bukan pekerjaan mudah, tapi kami berupaya maksimal,” ujar Bahlil dalam keterangan tertulis.

Ia menjelaskan bahwa seluruh material untuk memperbaiki fasilitas listrik seperti gardu, menara saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET), serta komponen lain, telah berhasil didatangkan ke lokasi.

Meski demikian kondisi cuaca ekstrem menjadi tantangan terbesar dalam proses perbaikan infrastruktur kelistrikan di wilayah tersebut.

Bahlil menuturkan, Kementerian ESDM akan mengerahkan 40 unit generator set (genset) masing-masing berkapasitas 6.000 watt, beserta 200 unit lampu darurat, untuk mengantisipasi kebutuhan listrik warga selama masa pemulihan jaringan yang diperkirakan berlangsung tiga hari ke depan.

“Material tower yang roboh sudah tersedia. Kami meminta dukungan PLN dan mohon doa agar cuaca bersahabat,” kata Bahlil.

Seluruh peralatan bantuan teknis tersebut akan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Tapteng untuk diprioritaskan ke lokasi yang paling membutuhkan.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menyampaikan bahwa seluruh unsur pemerintah, TNI Polri, serta relawan, tengah bekerja keras memperbaiki akses transportasi dan distribusi logistik yang terhambat akibat kerusakan infrastruktur.

Beberapa jalur utama menuju Tapteng kini sudah terbuka, namun pergerakan kendaraan berat masih terbatas.

“Semuanya sedang berupaya memperbaiki jalur utama, baik yang masuk ke Tapteng maupun akses di dalam daerah terdampak,” tutur Bobby.

Berdasarkan data BNPB per Selasa (2/12), korban meninggal dunia akibat bencana di Sumatera Utara telah mencapai 294 orang, sementara 155 orang masih dinyatakan hilang.

Empat daerah terdampak terparah yaitu Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, dan Tapanuli Utara.

Muhtar Dinata

Editor : Bahana.
#bahlil