Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Mengenal Sosok Sunhaji, Penjual Es Teh di Magelang yang Dicibir Gus Miftah

Naila Nihayah • Kamis, 5 Desember 2024 | 18:30 WIB

 

Sunhaji
Sunhaji
 

 

MAGELANG - Niat baik Sunhaji, 37 untuk berjualan es teh keliling pada acara selawatan di Lapangan drh Soepardi Mungkid, Rabu (20/11) nampaknya dipandang sebelah mata. Ia justru mendapat cibiran dari seorang pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah.

 

Sunhaji dan Gus Miftah memang sedang jadi perbincangan hangat di media sosial. Dari video yang beredar, Pendiri Pondok Pesantren Ora Aji Sleman itu bertanya kepada Sunhaji, "Es teh kamu masih banyak tidak?" kemudian melontarkan kalimat yang dianggap merendahkan, "Ya sana dijual, goblok!" sambil tertawa.

 

Gus Miftah juga menambahkan, "Makannya jual dulu, kalau tidak laku, ya takdir." Potongan video tersebut kemudian menjadi viral di media sosial. Beragam komentar dan kritik datang dari netizen. Tak sedikit pula yang menguliti Gus Miftah, yang merupakan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama.

 Baca Juga: Pasangan Damai Unggul atas Petahana Berdasarkan Hasil Rekapitulasi Pilkada Kota Magelang

Sejak netizen mengetahui alamat Sunhaji, tak henti-hentinya orang berdatangan. Selain memberi semangat, mereka juga menawarkan berbagai hadiah untuk Sunhaji. Dari situlah, dia baru menyadari jika dirinya viral di media sosial. "Baru tahu viral, kok banyak orang yang datang ke rumah," kata Sunhaji di rumahnya, Rabu (4/12). 

 

Setelah viral, Gus Miftah akhirnya datang ke rumah Sunhaji di Dusun Gesari, Banyusari, Grabag. Gus Miftah tiba di kediaman Sunhaji pada Rabu (4/12) sekitar pukul 07.15. Gus Miftah tidak datang dengan tangan kosong. Ia membawa buah tangan.

 

Hanya saja, Sunhaji belum membukanya. Dia juga belum tahu, ketika ditanya apakah Gus Miftah memberikan sejumlah uang. Karena bingkisan itu diberikan kepada sang kakak. Tak banyak yang dibicarakan. Gus Miftah terlihat duduk di sebelah Sunhaji sembari merangkulnya.

 Baca Juga: Grengseng-Sahid Dapat 432.476 Suara, Sudaryanto-Agung 330.206 Suara pada Pilkada Kabupaten Magelang 2024

Lantas, Gus Miftah mengutarakan niatnya untuk meminta maaf atas perkataan yang dilontarkannya beberapa waktu lalu saat selawatan. Gus Miftah mengaku hanya ingin bercanda. "Yang saat itu niatnya guyon, ternyata disalahpersepsikan. Saya minta maaf kepada Kang Sunhaji," ucap Gus Miftah.

 

Gus Miftah menyebut, Sunhaji ternyata penjual es teh spesialis pengajian. Di sela perbincangannya, Gus Miftah pun berniat menggelar pengajian di Desa Banyusari, Grabag. "Nanti yang jadi tuan rumah Kang Sunhaji penjual es viral," sambungnya.

 

Sunhaji pun mengenang peristiwa tersebut. Ketika peristiwa itu terjadi, Sunhaji baru masuk ke lapangan. Tetiba, dia mendengar ucapan sang pendakwah dari atas panggung. "Ya tersinggung, tapi tidak apa-apa, sudah biasa," ujarnya santai.

 

Saat itu, Sunhaji membawa tujuh cup es teh di atas kepalanya. Satu cup dihargai Rp 5.000. Selain es teh, ia juga membawa botol air mineral. Setelah mendengar ucapan Gus Miftah dari atas panggung itu, Sunhaji tetap berkeliling menawarkan es teh.

 Baca Juga: AHM Gandeng Puluhan Komunitas Difabel Perkuat Ekonomi Daerah

Meski hingga akhir acara, ia hanya bisa menjual lima cup. Malam itu, total pendapatannya Rp 35 ribu. Dari jumlah itu, Rp 15 ribu di antaranya dibelikan bensin untuk pulang. Sisanya ia bawa pulang. "Untuk sangu anak," kata ayah dua anak itu.

 

Meski sempat tersinggung dengan perkataan Gus Miftah, Sunhaji mengaku tidak kapok berjualan es teh. Buktinya, setelah acara tersebut, dia masih meyempatkan bercengkerama dengan teman-temannya sesama penjual minuman. "Tanya-tanya besok ada acara di mana lagi," imbuhnya.

 

Menjalani profesi sebagai penjual es teh cup di berbagai event, baru dijalani Sunhaji setahun belakangan. Sebelumnya, dia berkerja sebagai blandong atau penebang kayu. Lantaran cedera engsel, dia terpaksa meninggalkan pekerjaan yang sudah dilakoninya selama dua tahun itu.

 

Setelah viral, dirinua bertekad untuk tetap berjualan es teh. Karena itu sudah menjadi rutinitasnya agar menghidupi keluarga kecilnya. Dia pun bersyukur, banyak banyak orang yang datang dan memberi rezeki. Termasuk Tiktoker Willie Salim yang datang ke rumah Sunhaji dan memberinya segepok uang berjumlah  Rp 100 juta.

 Baca Juga: Partisipasi Pemilih di Kabupaten Magelang Capai 81 Persen, Lebihi Pilkada Sebelumnya tapi Belum Samai Pemilu 2024

Terkait banyaknya bantuan hingga tawaran umrah, Sunhaji mengaku belum meresponnya. "Belum ada jawaban, masih akan ditanyakan ke keluarga dulu," jelasnya.

 

Sunhaji juga sudah memaafkan Gus Miftah. "Sudah saling memaafkan, tidak ada masalah apapun. Saya dan abah (Gus Miftah) tidak ada masalah apapun," sambungnya. 

 

Editor : Heru Pratomo
#Sunhaji #gus miftah #es teh #Magelang #Goblok