Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

10 Makanan Khas Purworejo Ini Jangan Dilewatkan, Cocok Juga Jadi Oleh-oleh

Meitika Candra Lantiva • Sabtu, 13 Januari 2024 | 23:33 WIB
Salah satu makanan khas Purworejo, Gebleg.
Salah satu makanan khas Purworejo, Gebleg.

 

RADAR PURWOREJO -  Purworejo selain dikenal sebagai Kota rempah-rempah, memiliki keanekaragaman makanan yang khas.

Pecinta kuliner, jangan lewatkan. Purworejo punya kuliner khas cocok di santap apalagi setelah seharian menikmati wisata alamnya.

Makanan-makanan ini juga bisa menjadi oleh-oleh, ketika kamu berkunjung ke Purworejo.

Dari sekian banyaknya makanan khas yang ada di purworejo, inilah beberapa rekomendasi makanan khas yang populer, enak dan tentunya harganya murah meriah.

  1. Kupat Tahu

Kupat Tahu mungkin nama makanan ini sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Jawa pada umumnya.

Kupat tahu biasanya dilengkapi dengan lauk tahu goreng, tauge, kemudian kubis dengan siraman kuah manis kacang.

Bumbu kacang manis ini terbuat dari kecap manis dan kacang tanah sangrai.

Makanan yang tampak sederhana ini memiliki cita rasa yang lezat. Makanan khas Purworejo ini bisa kalian temui di sepanjang jalan Kota Purworejo.

Harganya pun sangat murah meriah, mulai Rp 10.000 saja.

  1. Sego Penek Ngandul

Sego Penek Ngandul merupakan makanan berat.

Jadi jika kalian ingin mencicipi makanan ini, sedianya perlu mengosongkan perut terlebih dahulu.

Makanan khas ini berisi nasi lalu sayur lodeh nangka dan daging jeroan ayam.

Masakan enak dan memiliki cita rasa yang gurih ini cocok kalian makan pada siang hari.

Soal harga jangan ditanyakan lagi, harganya dibanderol mulai Rp 5.000 saja.

 

  1. Sego Koyor

Makanan ini memiliki nama yang cukup unik. Sego Koyor.

Koyor sendiri merupakan urat sapi.

Urat sapi ini berbeda dengan lemak atauh gajih dan jeroan.

Di dalam penyajiannya pun masih menggunakan daun pisang serta dihidangkan saat dalam keadaan panas.

Sebagai pelengkapnya, sego koyor ini mereka tambah dengan tempe gimbal yaitu tempe goreng tepung.

Makanan unik yang satu ini hanya dapat anda temui pada malam hari.

Mereka mulai berjualan dagangannya saat tengah malam.

Mereka akan mulai berdagang setelah pukul 23.00. Harganya dibanderol mulai dari Rp.8.000 saja per porsinya.

  1. Sate Winong

Purworejo terkenal dengan sate kambing. Tepatnya di Desa Winong.

Yang membuat berbeda dari sate ini adalah kecapnya. Kecapnya menggunakan kecap buatan sendiri.

Misalnya kecap buatan Ngaspuri yang menggunakan bawang putih, lengkuas dan daun serai.

Selain itu, pada saat penyajian juga ditambahkan irisan daun jeruk dan ditaburkan ke atas sate kambing.

Untuk harga dari sate winong ini hanya Rp.20.000 saja per porsinya.

  1. Jenang Krasikan

Selain makanan berat, di Purworejo juga memiliki beberapa makanan ringan yang juga menjadi khas dari kota ini.

Namanya yaitu Jenang Krasikan, yang merupakan kuliner tradisonal yang masih menjadi idola para wisatawan.

Jenang ini memiliki cita rasa manis karena terbuat dari beras ketan dan gula jawa.

Dan teksturnya yang unik sedikit kasar namun lembut, sehingga membuat saat anda makan memiliki keunikan khusus.

Kuliner ini biasanya cocok jadikan oleh-oleh.

Harga makanan ini hanya Rp.20.000 – Rp.40.000 saja tergantung besar dan kecilnya jenangnya.

  1. Geblek

Geblek merupakan makanan ringan yang menjadi idola bagi masyarakat Purworejo.

Makanan ini berbahan baku dari singkong dan memiliki tekstur yang kenyal.

Makanan ini banyak dijual di pasar atau pun pedangang lima yang menjajakan makanan ini.

Harganya hanya Rp 5.000 saja perporsinya.

Geblek ini dapat dibeli matang atau masih mentah.

 

  1. Kue Clorot

Kue ini sudah ada sejak zaman dahulu.

Biasanya menjadi jajanan pasar. Namanya kue clorot.

Jajanan pasar ini terbuat dari tepung beras, santan dan gula jawa, kemasan dari kue clorot ini unik, seperti bentuk terompet dan menggunakan daun kelapa yang kemudian dililit hingga bebentuk corong.

Baca Juga: Pilih Keluar dari Istana Kadipaten Pakualaman, BPH Kusumo Kuntonugroho dan Istri Berencana Tinggal di Luar Negeri, Ini Negara Yang Dituju...

 

  1. Dawet Ireng 

Dawet ireng memiliki Nama ireng karena artinya dari bahasa jawa yang artinya hitam.

Warna hitam dari cendol ini pun diperoleh dari abu bakar jerami.

Atau biasa disebut batang padi yang kering. Yang kemudian diambil abunya lalu diberikan udara dan disaring.

Nah, pewarna tadi kemudian dimasukan ke adonan cendol.

Makanan Khas Purworejo ini menjadi pilihan utama bisa dibeli di emperan pinggir jalan.

Di sana banyak yang menjajakan es dawet hitam dengan harga mulai Rp 3.000 saja.

Cara penyajiannya pun tetap dengan santan dan es batu.

Itulah beberapa makanan khas dari Purworejo yang wajib kalian coba pada saat berkunjung atau berwisata ke Puworejo. (Rattiantic/Radar Purworejo)

Baca Juga: Viral...! Mobil Mewah Nyelonong Parkir di Depan Rumah di Malang, Pemilik Bikin Tulisan 'Hellooow, Ini Depan Garasiku!'

 

 

OPTIMISTIS: Peserta Ngopi Milan berfoto dengan Pemred JPRM Lukman Hakim AG dan Nunung Fitria (tengah) di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Minggu (7/1). (MEGAWATI UNTUK JPRM)
OPTIMISTIS: Peserta Ngopi Milan berfoto dengan Pemred JPRM Lukman Hakim AG dan Nunung Fitria (tengah) di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Minggu (7/1). (MEGAWATI UNTUK JPRM)
Editor : Meitika Candra Lantiva
#kuliner #wisata #oleh-oleh #Makanan Khas Purworejo