Terletak di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten, Gir Pasang bertransformasi dari desa terpencil yang terisolasi jurang curam menjadi destinasi wisata yang ramai dibicarakan berkat dua infrastruktur ikoniknya: Jembatan Gantung dan Gondola Wisata.
Gir Pasang berada di ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl), dipisahkan oleh lembah sedalam 150meter dari dusun tetangga, Ngringin.
Dahulu, akses warga Gir Pasang sangat sulit, hanya mengandalkan jalur menurun yang terjal atau menyeberangi jurang menggunakan gondola tradisional untuk mengangkut barang dan ternak.
Di Gir Pasang sendiri terdapat Jembatan Gantung Gir Pasang, jembatan ini membentang sepanjang 120meter dan lebarnya 1,8 meter, menghubungkan Ngringin dan Gir Pasang.
Selain mempermudah mobilitas warga, jembatan ini kini menjadi spot foto wajib bagi wisatawan.
Pengunjung diizinkan melintasi jembatan ini dengan berjalan kaki, menikmati pemandangan alam perbukitan hijau dengan latar belakang gagahnya Gunung Merapi.
Daya tarik lain yang memacu adrenalin adalah Gondola Wisata.
Meskipun Gondola barang sudah ada sejak lama dan sempat menjadi satu-satunya akses keluar masuk Dusun, kini telah ditambahkan gondola khusus untuk wisatawan.
Gondola ini membentang sekitar 130 meter di atas jurang. Menaiki gondola menawarkan pengalaman yang "cenat-cenut" sekaligus panorama luar biasa yang tak dapat dinikmati dari daratan.
Gir Pasang berhasil memenangkan Anugerah Pesona Indonesia (API) dalam kategori Dataran Tinggi, mengukuhkan statusnya sebagai salah satu destinasi wisata paling menarik di Jawa Tengah.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa inisiatif lokal yang didukung infrastruktur memadai mampu mengubah kampung terpencil menjadi tujuan wisata favorit.
Penulis: Cut Nazwa Khiranjani