Ekowisata Kalitalang Klaten, Surga Trekking dan Lari di Lereng Gunung Merapi

Perawati • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 16:29 WIB
Suasana di puncak Ekowisata Kalitalang, Desa Balerante, Klaten. (dok. Pemkab Klaten)
Suasana di puncak Ekowisata Kalitalang, Desa Balerante, Klaten. (dok. Pemkab Klaten)

KLATEN – Ekowisata Kalitalang di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, tetap menjadi salah satu tujuan favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati udara sejuk dan suasana alam di lereng Gunung Merapi.

Kawasan ini menawarkan panorama khas pegunungan. Dari sejumlah titik, wisatawan dapat menyaksikan kemegahan Gunung Merapi yang berpadu dengan hamparan tebing dan pepohonan hijau. Suasana tersebut membuat Kalitalang cocok menjadi tempat untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari.

Bagi wisatawan yang berangkat dari pusat Kota Yogyakarta, perjalanan menuju Kalitalang membutuhkan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam dengan jarak kurang lebih 40–50 kilometer. Rute dapat ditempuh melalui Jalan Kaliurang menuju kawasan Pakem, kemudian mengambil arah ke barat menuju Deles sebelum melanjutkan perjalanan ke wilayah Klaten.

Meski perjalanan cukup panjang, wisatawan akan disuguhi pemandangan alam sepanjang perjalanan. Udara yang semakin sejuk ketika mendekati kawasan lereng Merapi menjadi pengalaman tersendiri sebelum tiba di lokasi wisata.

Baca Juga: Gubernur Kalimantan Tengah Tetapkan Pembelajaran Jarak Jauh bagi Siswa Imbas Asap Karhutla

Jadi Pilihan Anak Muda dan Mahasiswa

Selain menawarkan panorama alam, Kalitalang kini juga menarik perhatian kalangan muda dan mahasiswa dari Yogyakarta. Mereka datang dengan beragam tujuan, mulai dari trekking, camping, hingga sekadar duduk santai menikmati suasana pegunungan.

Pepohonan rindang, udara dingin, serta lanskap lereng Merapi membuat kawasan tersebut menjadi tempat yang menarik untuk menyegarkan pikiran setelah menjalani aktivitas perkuliahan maupun pekerjaan.

Kalitalang juga menawarkan pengalaman berbeda bagi mereka yang menyukai aktivitas fisik. Jalur menanjak di kawasan ini kerap dimanfaatkan para penggemar olahraga lari untuk menguji kekuatan dan daya tahan tubuh.

Lintasan dari pos satu hingga pos empat yang berada di sepanjang lereng Merapi dapat dimanfaatkan sebagai rute latihan. Kontur yang naik-turun memungkinkan pelari melakukan latihan berulang dengan tantangan medan yang bervariasi.

Permukaan tanah, bebatuan, hingga tanjakan yang cukup terjal membuat latihan lari di kawasan tersebut terasa lebih menantang dibandingkan trek perkotaan yang relatif datar. Suasana pegunungan juga memberikan pengalaman berbeda bagi para pelari yang ingin berolahraga sambil menikmati panorama alam.

Fasilitas Terus Ditata

Kenyamanan wisatawan turut didukung dengan fasilitas yang terus ditata. Pemerintah Kabupaten Klaten bersama Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) melakukan penataan kawasan sehingga sejumlah fasilitas seperti gazebo, gardu pandang, dan tempat beristirahat dapat dimanfaatkan wisatawan.

Dengan tiket masuk sekitar Rp15 ribu per orang, pengunjung dapat menikmati kawasan Kalitalang dan menyusuri jalur yang melewati empat pos dengan panjang lintasan kurang lebih 3 kilometer.

Lokasi Kalitalang yang berada di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut membuat suasana di kawasan ini terasa berbeda. Udara sejuk dan lanskap pegunungan menjadi daya tarik utama yang sulit ditemukan di tengah perkotaan.

Baca Juga: Mengapa Sound Horeg Begitu Dicintai Sekaligus Diperdebatkan? Ternyata Ini Sejarahnya! 

Rasa lelah setelah trekking atau berlari pun seakan terbayar ketika wisatawan tiba di sejumlah titik dengan panorama terbuka. Kabut tipis yang terkadang turun di antara pepohonan, ditambah hembusan angin dingin khas pegunungan, menghadirkan suasana tenang yang membuat aktivitas di Kalitalang semakin berkesan.

Bagi pencari udara segar, pencinta trekking, hingga penggemar olahraga lari, Ekowisata Kalitalang bisa menjadi salah satu pilihan untuk menikmati sisi lain lereng Gunung Merapi tanpa harus menempuh jalur pendakian yang panjang.

Editor : Bahana.
wisata alam Trekking Gunung Merapi klaten Kalitalang