RADAR PURWOREJO - Memotong kuku adalah suatu aktivitas yang harus semua orang lakukan dimulai dari sejak bayi.
Kuku yang panjang mengandung banyak penyakit dan bakteri. Maka menjaga kesehatan dengan memotong kuku tangan dan kuku kaki adalah sebuah keharusan demi kesehatan.
Terlebih, memotong kuku merupakan salah satu sunnah yang Rasulullah SAW ajarkan kepada umatnya, hal ini dijelaskan dalam hadist yang berbunyi;
“Termasuk sunnah-sunnah fitrah adalah mencukur bulu kemaluan, memotong kuku dan mencukur kumis." (HR Imam Bukhari).
Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa memotong kuku seharusnya tidak melebihi dari 40 hari. Hal ini disebutkan dalam sebuah hadist yang berbunyi;
"Ditetapkan waktu bagi kami dalam memotong kumis, menggunting kuku, mencabut rambut ketiak, dan mencukur rambut kemaluan agar kami tidak membiarkannya lebih dari 40 malam," (HR Muslim).
Tata Cara Memotong Kuku dengan Benar Menurut Islam
Pertama memotong kuku jari telunjuk kanan terlebih dahulu, dilanjutkan dengan memotong kuku jari kelingking, dilanjutkan memotong kuku jari manis, kemudian memotong kuku jari tengah, dan memotong kuku ibu jari.
Setelah kuku jari tangan kanan selesai, maka dilanjutkan ke kuku jari tangan kiri dimulai dari jari kelingking, kemudian memotong kuku jari manis, kuku jari tengah, kuku jari telunjuk, dan terakhir kuku ibu jari.
Sedangkan memotong kuku jari kaki dianjurkan dimulai dari kuku jari kelingking kaki kanan, dilanjutkan memotong kuku jari manis, kuku jari tengah, kuku jari telunjuk dan kuku pada ibu jari.
Setelah memotong kuku jari kaki kanan sudah selesai, dilanjutkan memotong kuku jari kaki kiri dimulai dari kuku jari ibu jari, kemudian memotong kuku jari telunjuk, kuku jari tengah, kuku jari manis, dan terakhir kuku jari kelingking.
Dengan memotong kuku jari dari aturan di atas, kamu dapat memotong kuku jari dengan baik dan benar, sesuai dengan ajaran beberapa ulama. (Teguh Wicaksono)
Editor : Winda Atika Ira Puspita