ADHD adalah kondisi yang dapat pada anak-anak dan orang dewasa. Dapat mengganggu kegiatan sehari-hari karena kondisi ini memengaruhi fokus dan kontrol emosi.
Faktor penyebab munculnya kondisi ADHD bermacam-macam mulai dari faktor genetik, ketidakseimbangan otak, dan perbedaan struktur otak.
Fakto genetik terkadang menyebabkan ADHD muncul ketika sedang kanak-kanak, sedangkan ketidakseimbangan dan struktur otak bisa disebabkan karena lingkungan dan gaya hidup.
Ciri-Ciri Penderita ADHD Secara Umum
1. Sering Tidak Fokus
Menjadi salah satu ciri-ciri utama penderita ADHD, tidak fokus menjadi gejala pertama menurunnya perhatian seseorang. Meskipun terkadang mereka tetap mengusahan untutk fokus dalam segala hal, namun hilang fokus tetap muncul dengan sendirinya.
2. Sering Melupakan Hal Penting
Penderita ADHD kerap kali melupakan berbagai hal. Tidak hanya hal-hal kecil, sesuatu yang penting juga bisa terlupakan. Hal ini terjadi bukan karena mereka tidak peduli pada hal tersebut melainkan karena susahnya mereka menyerap dan menyimpan infromasi.
3. Sulit Menyelesaikan Tugas Hingga Selesai
Akibat dari menurunnya perhatian, penderita ADHD selalu cepat bosan ketika melakukan sesuatu. Perhatian utama mereka mudah terdistraksi dan mudah memulai berbagai macam hal dalam satu waktu tanpa menyelesaikan apa yang dilakukan.
4. Mengambil Keputusan Secara Impulsif
Otaknya yang kesulitan mengelola informasi membuat penderita ADHD selalu mengambil keputusan dengan cepat tanpa mempertimbangkan risiko yang akan muncul kedepannya.
5. Sering Menunda-Nunda Sesuatu
Terlalu sering mudah terdistraksi dan bosan, penderita ADHD akan selalu menunda apa yang mereka kerjakan hingga mereka memiliki keinginan tersendiri untuk mengerjakannya kembali atau bahkan ingat dengan tugas tersebut.
6. Tidak Bisa Tenang dalam Waktu Lama
Selain anak-anak yang hiperaktif, nyatanya orang dewasa penderita ADHD juga tetap mengalami aktif yang berlebihan namun sering kali dilakukan di satu tempat. Contohnya seperti kegelisahan yang diperlihatkan dengan seringnya mengoyangkan kaki.
Banyak risiko yang muncul apabila gejala ADHD yang muncul tidak segera diatasi. Meskipun ciri-ciri ADHD sudah diketahui, diagnosis yang tepat harus dilakukan secara profesional menggunakna psikolog atau psikiater.
Penulis: Hanifah Fajri Nurhikmah
Editor : Bahana.